Travel Revolution, Indonesia Incar Wisatawan Muda Singapura

Indonesia membidik wisatawan muda Singapura dengan memanfaatkan momentum Travel Revolution 2016 yang mulai digelar hari ini hingga Minggu (21/8/2016) di Marina Sand dengan pengunjung yang mencapai 85.000 orang.
Lahyanto Nadie
Lahyanto Nadie - Bisnis.com 19 Agustus 2016  |  20:51 WIB
Destinasi perairan yang dipromosikan di Travel Revolution untuk garap wisatawan muda

Bisnis.com, SINGAPURA - Indonesia membidik wisatawan muda Singapura dengan memanfaatkan momentum Travel Revolution 2016 yang mulai digelar hari ini hingga Minggu (21/8/2016) di Marina Sand dengan pengunjung yang mencapai 85.000 orang.

Dubes RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya melihat model pariwisata yang lebih inovatif yaitu menggarap potensi wisatawan muda dengan berbagai bentuk dan variasinya.

"Kami melihat peluang ini cukup besar. Itulah sebabnya kami memfasilitasi dengan berbagai bentuk kegiatan yang didesain untuk memenuhi kebutuhan pemuda Singapura," katanya dalam perbincangan dengan Bisnis.com di kantornya hari ini (19/8/2016).

Bagi Swajaya, obyek tujuan wisatanya harus inovatif sehingga menarik para pemuda yang berduit. Promosi yang tersegmentasi dan mendesain paket baru sehingga Indonesia menjadi tujuan utama dibandingkan ke Malaysia atau Thailand.

Kedubes RI untuk Singapura terus menggelar kegiatan diplomasi ekonomi mulai dari diskusi terbatas, forum investor, kunjungan pengusaha Singapura ke Indonesia, misi bisnis, festival, bazar, hingga sosialisasi tax amnesty. Namun momentum Travel Revolution menjadi ajang yang penting untuk menggarap pasar wisatawan muda negeri jiran ini.

Travel Revolution 2016 yang diikuti oleh 70 peserta dari Asia Timur, Asia Tenggara dan Eropa, dikoordinasi oleh 24 agen perjalanan besar Singapura, termasuk Chanbrother Travel, CTC Travel, dan SA Tours.

Kementerian Pariwisata yang membuka gerai di ajang tersebut, menampilkan destinasi unggulan. Guna menarik pengunjung panitia menyuguhkan pelayanan informasi pariwisata, gerai kopi, penampilan tim kesenian dengan kostum tradisional dayak, virtual reality gear hingga siluet oleh Priaji Kusnadi.

Prijadi tampak sibuk melayani permintaan pembuatan siluet bagi pengunjung yang memadati gerai Indonesia.

Sulaiman Shehdek, Country Manager Kementerian Pariwisata untuk Singapura, menilai minat pengunjung dalam pameran kali ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Besok (Sabtu, 20/8/2016) mungkin lebih banyak lagi mengingat hari libur. Makanya kami akan memberikan informasi lebih gencar karena target kami memeperkenalkan destinasi baru bagi warga Singura agar mereka lebih suka ke Indonesia dibandingkan ke Malaysia atau Thailand."

Saat ini jumlah turis Singapura ke Indonesia baru 1,8 juta dibandingkan ke Malaysia yang mencapai 13 juta.

Tag : pariwisata, singapura
Editor : Lahyanto Nadie

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top