Bandara Silangit Bisa Didarati Boeing 737-800

Bandara Silangit yang terletak di Siborong-borong Tapanuli Utara, Sumatra Utara akan bisa didarati pesawat berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800 mulai tahun depan.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 19 Agustus 2016  |  16:34 WIB
Presiden Jokowi saat mendarat di Bandara SIlangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara. - Setkab.go.id

Bisnis.com, TAPANULI UTARA -  Bandara Silangit yang terletak di Siborong-borong Tapanuli Utara, Sumatera Utara akan bisa didarati pesawat berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800 mulai tahun depan.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandara PT Angkasa Pura II (Persero) Ituk Herarindri dalam pemaparan di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Jumat (19/8/2016),  mengatakan saat ini pihaknya tengah memperpanjang landasan pacu (runway) dari yang saat ini 2.250 x 30 meter persegi menjadi 2.400 x 30 meter persegi pada Tahap 1 dan menjadi 2.650 x 45 meter pada Tahap 2.

"Untuk Tahap 1 kita targetkan Maret 2017 sudah selesai, sementara untuk Tahap 2 targetnya Juli 2017," ucapnya.

Pasalnya, saat ini Bandara Silangit hanya bisa didarati oleh pesawat Boeing 737-500 yang berkapasitas 120 penumpang dan ATR.

"Dengan adanya perpanjangan landasan pacu ini, nantinya akan lebih banyak penumpang yang dibawa," ujarnya.

Ituk menjelaskan saat ini, animo penumpang semakin meningkat dengan adanya Bandara Silangit, sehingga calon penumpang tidak perlu melakukan perjalanan darat selama tujuh jam ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

Ditambah, lanjut dia, bandara tersebut menghubungkan ke sejumlah kabupaten di sekelilingnya yang berjarak tempuh hanya dua hingga tiga jam.

Selain itu, dengan adanya penetapan Danau Toba sebagai sakah satu dari 10 destinasi utama dari Kementerian Pariwisata, menurut Ituk turut memicu peningkatan volume penumpang.

Hal itu terlihat dari data penumpang sepanjang 2015, yaitu 17.000 penumpang, sementara tahun ini satu bulan sudah terhitung 15.000 penumpang.

"Target kita satu tahun bisa 180.000 penumpang," katanya.

Selain perpanjangan landasan pacu, Ituk mengatakan pihaknya juga tengah melakukan pelapisan dan perkerasan landasan pacu dari 32 centimeter menjadi 42 centimeter.

Sementara itu, lanjut dia, untuk apron akan diperluas menjadi 140 x 300 meter persegi.

Dia mengatakan maskapai yang sudah beroperasi saat ini Bandara Silangit, yaitu Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Susi Air dan Wings Air.

"Kita juga sedang tahap pembicaraan dengan Lion Air untuk membuka rute ke sini," tambahnya.

Terkait investasi, dia menyebutkan, yaitu untuk perpanjangan landasan pacu Rp130 miliar dan pelapisan landasan pacu Rp41 miliar.

Dalam kesempatan sama, General Manajer Bandara Silangit Hotasi Manalu mengatakan akan melakukan pemagaran di seluruh area sisi udara dan sisi darat, yaitu 7.700 meter persegi dengan tinggi pagar 2,4 meter.

Pasalnya, dia mengatakan saat ini masih ada sejumlah penduduk setempat yang melintas di sisi udara bandara.

"Semua akan kita pagar karena saat ini baru berupa pelarangan melintas mulai dari pukul 08.00-15.00 atau sampai pengoperasian pesawat selesai," tegasnya.

Sumber : ANTARA

Tag : boeing 737, Bandara silangit
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top