BPJS Medan Belawan Gencar Gaet Calon Peserta Bukan Penerima Upah

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Medan Belawan agresif melakukan sosialisasi kepesertaan untuk menggaet calon peserta Bukan Penerima Upah (BPU).
Febriany Dian Aritya Putri
Febriany Dian Aritya Putri - Bisnis.com 20 Agustus 2016  |  00:18 WIB
Warga mengantre pelayanan pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Solo, Selasa (1/9). Antrean terjadi pada hari pertama pencairan JHT untuk karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan berhenti kerja. - Bisnis.com

Bisnis.com, MEDAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Medan Belawan agresif melakukan sosialisasi kepesertaan untuk menggaet calon peserta Bukan Penerima Upah (BPU).

Adapun, pada sosialisasi di Pasar V Marelan, dalam 4 jam, mereka dapat menjaring 73 pekerja BPU baik pedagang maupun tukang becak.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Medan Belawan Asran Pane menjelaskan yang termasuk pekerja BPU adalah pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri misalnya, tukang ojek, tukang becak, supir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara dan lain-lain sebagainya.

"Kami rutin melakukan sosialisasi seperti ini di lingkungan masyarakat sekitar. Ini sekaligus memberi edukasi bagi mereka. Program untuk BPU ini tidak berbeda dengan program bagi pekerja formal atau penerima upah," kata Asran, Jumat (19/8/2016).

Dia merinci, iuran per bulan bagi pekerja BPU terjangkau, hanya Rp16.800. Adapun, Asran menegaskan fasilitas perlindungan yang akan didapat sama dengan pekerja yang dilindungi perusahaan besar.

"Respons kali ini cukup positif. Kami akan terus melakukan sosialisasi ke daerah lain di wilayah kerja kami," pungkasnya.

Tag : bpjs
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top