Holding BUMN Dinilai Tak Langgar Aturan dan Bisa Perkuat Ketahanan Energi

Pembentukan holding BUMN dinilai mendesak dan sesuai dengan peraturan dan undang-undang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Agustus 2016  |  21:46 WIB
Jaringan Pipa Gas - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Pembentukan holding BUMN dinilai mendesak dan sesuai dengan peraturan dan undang-undang.

Menurut Wasis Susetyo, pakar hukum energi Universitas Indonesia, pembentukan holding BUMN sesuai dengan amanah Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945.

"Tidak ada satu pun yang dilanggar. Bahkan, pembentukan holding adalah perwujudan amanah konstitusi yang merupakan landasan hukum tertinggi di negara kita,” ungkapnya.

Selain sesuai dengan konstitusi, imbuh Wasis, PP tentang Holding BUMN Migas juga tidak bertentangan dengan berbagai UU. Bahkan terhadap UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.

Menurut Wasis, meskipun UU tersebut meliberalisasi sisi hulu dan hilir, tetapi tidak satu pasal pun yang melarang sisi hulu dan hilir dipegang oleh satu BUMN.

Begitu pula dengan UU lain, PP tersebut sama sekali tidak bertentangan. “UU tentang BUMN membolehkan negara yang memberikan kewenangan kepada satu BUMN untuk melakukan monopoli. Selain itu, UU mengenai persaingan usaha sehat uga membolehkan monopoli, sepanjang diinginkan oleh negara,” tegasnya.

Terkait dengan penggabungan PGN yang dianggap sehat ke dalam Pertamina yang dianggap sakit Wasis juga menolak.

Menurutnya, dilihat dari skala usaha saja sudah jelas bahwa Pertamina jauh melebihi PGN. Begitu pula dengan ruang lingkup usaha, Pertamina menguasai sisi hulu dan hilir, sedangkan PGN hanya berpengalaman di sisi hilir saja.

Tonny Prasetyantono dari LPSE  Universitas Gadjah Mada, mengatakan, holding BUMN Migas memiliki nilai sangat strategis untuk ketahanan dan kedaulatan energi. Pasalnya, dengan holding maka akan meningkatkan kapital yang sangat dibutuhkan dalam persaingan di level global.

Selain itu, lanjut Tonny, holding juga diperlukan untuk efisiensi. Dalam holding akan terjadi sinergi, karena PGN dan Pertamina memiliki area-area yang bersinggungan.

Tag : energi
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top