Garuda dan 2 Partner Komitmen Maksimalkan Layanan Bagasi T3 Soetta

Garuda Indonesia kini terus meningkatkan koordinasi dengan PT Gapura dan Angkasa Pura II untuk memaksimalkan aspek layanan terkait dengan bagasi penumpang di Terminal 3 Bandara Seokarno-Hatta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Agustus 2016  |  04:52 WIB
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, MEDAN - Garuda Indonesia kini terus meningkatkan koordinasi dengan PT Gapura dan Angkasa Pura II untuk memaksimalkan aspek layanan terkait dengan bagasi penumpang di Terminal 3 Bandara Seokarno-Hatta.

"Posko bersama kini juga berfokus pada peningkatanan layanan bagasi. Memasuki hari kedua belas memang terlihat pelayanan semakin membaik walau ada sejumlah catatan serius dalam penanganan bagasi penumpang ini," kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar, Sabtu (20/8/2016).

Benny menambahkan Terminal 3 memang telah menerapkan sistem baru untuk penanganan bagasi penumpang yang otomatis, yaitu "Baggage Handling System" (BHS).

Melalui sistem bagasi secara otomatis tersebut bertujuan meminimalisasi berbagai kejahatan seperti pencurian, kerusakan bagasi dan serta penanganan bagasi, mengingat tidak perlu melibatkan tenaga porter.

"Posko bersama ini bertugas terus menerus memantau dan mengarahkan agar secepatnya dilakukan 'corrective action' terhadap kendala-kendala yang muncul di lapangan. Kami mohon maaf jika masih terdapat ketidaknyamanan di masa transisi pengoperasioan Terminal 3 ini," ujarnya.

Benny mengimbau agar bagasi yang dibawa ke pesawat sebaiknya dalam bentuk koper atau persegi empat guna memudahkan sistem dan pendeteksian bagasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dengan angka mencapai 13.000 bagasi setiap harinya, penanganan bagasi ini merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk diperhatikan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang.

Garuda Indonesia bersama Angkasa Pura II dan Gapura Angkasa setiap harinya terus mengevaluasi dan terus membenahi BHS, di mana BHS terus meliputi berbagai aspek penanganan bagasi untuk para penumpang, di antaranya, detection of bag jams, volume regulation, load balancing, bag counting, bag tracking hingga redirection of bags via pusher or diverter.

Benny mengklaim selain penanganan bagasi untuk para penumpang yang semakin membaik, Garuda Indonesia juga terus berusaha untuk mempertahankan tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) di Terminal 3 agar selalu di atas 90%.

"Kami terus berusaha agar dapat mempertahankan angka OTP penerbangan terus membaik. Hingga siang hari tadi pukul 14.00 WIB, OTP untuk di Soekarno-Hatta mencapai 91,35%. Angka tersebut lebih baik dibandingkan dengan hari kemarin pada jam yang sama," ujarnya.

Sumber : Antara

Tag : Terminal 3 Ultimate
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top