Potensi Bisnis Digital Bisa Sampai Rp1.729 Triliun

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan potensi ekonomi kreatif digital sangat besar dan bisa mencapai US$130 miliar atau setara Rp1.729 triliun pada lima tahun ke depan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 18 Maret 2017  |  22:45 WIB
Ilustrasi - freshconsulting.com

Bisnis.com, JAKARTA--Bisnis digital di Indonesia ibarat tambang emas yang belum digali.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan potensi ekonomi kreatif digital sangat besar dan bisa mencapai US$130 miliar atau setara Rp1.729 triliun pada lima tahun ke depan.

Adapun nilai US$130 miliar, bila dihitung dalam Rp13.300 per dolar maka bisa mencapai Rp1.729 triliun pada 2020. Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam kegiatan Bekraf Developer Day.

Rudiantara mengungkapkan potensi yang besar ini harus dimanfaatkan oleh para pelaku ekonomi digital, agar Indonesia bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Menurutnya, saat ini produk-produk yang diperdagangkan dominan berasal dari luar negeri atau impor.

"Potensi ekonomi sebesar itu akan datang dari para pelaku industri kreatif digital, yang mungkin saat ini masih dalam tahap startup. Pemerintah juga akan memberikan dukungan dalam bentuk penyertaan modal,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Rudiantara, aturan yang memungkinkan pemerintah bisa melakukan penyertaan modal bagi startup sedang disiapkan. Sejauh ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengimplementasikan model penyertaan ini pada Universal Service Obligation (USO) di sektor telekomunikasi.

 

Tag : digital
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top