Bahan Bakar Mineral Topang Kenaikan Nilai Ekspor Maret 2017

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Maret 2017 meningkat 15,68% menjadi US$14,59 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya US$12,61 miliar.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 17 April 2017  |  16:37 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Maret 2017 meningkat 15,68% menjadi US$14,59 miliar dibandingkan dengan bulan sebelumnya US$12,61 miliar.

Kenaikan tersebut ditopang oleh kenaikan harga sejumlah komoditas ekspor nonmigas, termasuk batu bara. Secara tahunan, ekspor juga meningkat 23,55% dibandingkan dengan Maret 2016.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan peningkatan ekspor Maret disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 14,86% dari US$11,41 miliar menjadi US$13,11 miliar. Peningkatan ekspor nonmigas Indonesia ditopang oleh bahan bakar mineral sebesar US$459,4 juta atau meningkat 32,84 % dari bulan sebelumnya.

"Kalau dilihat volumenya naik 18,27%. Kenaikan nilai lebih besar dari dibandingkan dengan volumenya, menandakan ada peningkatan dari sisi harga di sana," ujarnya dalam laporan ekspor-impor Maret 2017 pada Senin (17/4/2017).

Sementara itu, ekspor migas juga meningkat 23,56% menjadi US$1,4 miliar dari sebelumnya US$1,1 miliar. Kenaikan itu disebabkan oleh peningkatan harga yang terjadi terhadap minyak mentah dan gas pada bulan lalu.

Dari data BPS, ekspor hasil minyak meningkat 59,95% menjadi US$150,3 juta dan ekspor gas naik 2,94% menjadi US$613,1 juta.

Tag : ekspor, bps
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top