ICP Maret Turun Tipis

Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price/ICP) Maret 2017 menyentuh US$48,71 per barel atau lebih rendah US$3,79 per barel dibandingkan dengan bulan sebelumnya US$52,50 per barel.
Duwi Setiya Ariyanti | 17 April 2017 15:51 WIB
Kilang minyak di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/12/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price/ICP) Maret 2017 menyentuh US$48,71 per barel atau lebih rendah US$3,79 per barel dibandingkan dengan bulan sebelumnya US$52,50 per barel.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Senin (17/4/2017), ICP SLC mencapai US$49,62 per barel turun US$3,74 per barel dari semula US$53,36 per barel pada Februari 2017. Penurunan itu disebabkan beberapa alasan. Dari harga minyak acuan, Brent (ICE) turun sebesar US$3,46 per barel dari US$56,00 per barel menjadi US$52,54 per barel.

Selain itu, jenis WTI (Nymex) turun  US$3,79 per barel dari US$53,46 per barel menjadi US$49,67 per barel. Lalu, jenis Basket OPEC turun sebesar US$3,06 per barel dari US$53,37 per barel menjadi US$50,31 per barel.

Turunnya harga minyak mentah utama di pasar internasional karena berdasarkan publikasi International Energy Agency (IEA) Maret 2017, terdapat peningkatan produksi minyak dunia pada bulan Februari 2017 dibandingkan Januari 2017 sebesar 0,26 juta barel per hari (bph) menjadi 96,52 juta bph.

Di sisi lain, OPEC merevisi proyeksi produksi minyak negara-negara non-OPEC pada kuartal I/2017 dan kuartal II/2017 pada publikasi Maret 2017 dibandingkan dengan publikasi Februari 2017 berturut-turut sebesar 0,2 juta bph menjadi 57,8 juta bph dan 0,22 juta bph menjadi 57,26 juta bph.

Tag : Harga Minyak
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top