Terganjal Administrasi, Galangan di Aceh Belum Distribusikan Semua Kapal

PT Era Global Konservasi, perusahaan galangan kapal di Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam, belum mendistribusikan separuh dari kontrak pengadaan kapal perikanan bantuan pemerintah karena terganjal masalah administrasi.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 17 April 2017  |  18:57 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Era Global Konservasi, perusahaan galangan kapal di Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam, belum mendistribusikan separuh dari kontrak pengadaan kapal perikanan bantuan pemerintah karena terganjal masalah administrasi.

Perusahaan itu tahun lalu mengantongi kontrak pembangunan 55 kapal penangkap ikan senilai Rp22 miliar, yang terdiri atas 41 unit kapal berukuran 5 gros ton dan 14 kapal berukuran 20 GT.

Direktur Utama PT Era Global Konservasi Agus Salim mengatakan seluruh pesanan KKP sudah selesai dibangun dan telah memperoleh sertifikat dari Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). Namun dari jumlah itu, hanya 50% yang sudah dikirimkan ke koperasi nelayan.

Dia menjelaskan surat ukur sebagian kapal belum diterbitkan oleh Ditjen Perhubungan Laut karena sempat terjadi kesalahan data. Akibatnya, surat laik operasi (SLO) belum dikeluarkan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat .

"Ketika kami bawa ke KSOP, ada kesalahan di penomoran kapal. Nomor-nomor yang diberikan ternyata sudah dipakai di daerah lain," ungkap Agus saat dihubungi Bisnis (17/4/2017).

Karena distribusi belum diselesaikan, Era Global baru menerima pembayaran 80% dari nilai kontrak. Agar kejadian itu tak terulang, Agus mengusulkan agar penanganan izin dilakukan satu pintu sehingga galangan kapal tak perlu terlalu lama mengurus lisensi.

Tag : kapal
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top