LMAN Alokasikan Anggaran Lahan 81 Proyek pada 2018

LMAN Alokasikan Anggaran Lahan 81 Proyek pada 2018 Bisnis.com, JAKARTA Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berencana menyediakan pembiayaan lahan untuk 81 Proyek Strategis Nasional (PSN) di 2018.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 18 April 2017  |  18:32 WIB

LMAN Alokasikan Anggaran Lahan 81 Proyek pada 2018 

Bisnis.com, JAKARTA— Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berencana menyediakan pembiayaan lahan untuk 81 Proyek Strategis Nasional (PSN) di 2018. 

Direktur LMAN Rahayu Puspasari menyatakan, jumlah tersebut bertambah dari jumlah proyek PSN yang saat ini dibebaskan tanahnya oleh LMAN. Seperti diketahui, alokasi anggaran LMAN sebesar Rp16 triliun pada 2016 diperuntukkan bagi 27 proyek tol, sementara anggaran Rp20 triliun pada tahun ini dialokasikan untuk 50 PSN, di mana sebesar Rp13,26 triliun dialokasikan untuk jalan tol dan sisanya untuk proyek lain seperti pelabuhan, kereta api, dan bendungan.

“Untuk 2018 rencananya kita akan alokasikan untuk 81 proyek, yaitu 17 jalan tol, 50 bendungan, 3 pelabuhan, 3 kereta api dan 8 bandar udara,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (18/04).

Dia mengatakan, proses pengadaan lahan untuk seluruh PSN ditargetkan tuntas maksimal pada 2018. Dengan demikian, diharapkan seluruh PSN dapat memulai konstruksinya pada 2019.

Untuk itu dia memprediksi kebutuhan dana pengadaan lahan PSN hingga 2018 mencapai Rp62 triliun. Nilai ini terdiri dari eskalasi kebutuhan dana pengadaan lahan 2017 sebesar Rp15,2 triliun dan kebutuhan 2018 sebesar Rp46,8 triliun.  Namun, dia menegaskan jumlah alokasi dana tersebut masih
memerlukan persetujuan dari DPR.

“Angka ini di luar alokasi 2016 yang Rp16 triliun yang telah cair dan alokasi 2017 sebesar Rp20 triliun yang belum cair,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah memproses pengembalian dana talangan lahan badan usaha sebesar Rp13, 1 triliun.

Menurutnya, hasil audit dari BPKP telah diserahkan kepada Kementerian PUPR. Selanjutnya pihaknya menunggu laporan dari Kementerian PUPR untuk diproses pengembaliannya kepads badan usaha dalam rentang waktu 10-20 hari kerja.

“Rp13, 1 triliun sudah mau ditagihkan dalam waktu sangat dekat. Sisanya masih akan diserap untuk proyek yang berjalan,” ujarnya. 

Tag : infrastruktur
Editor : Deandra Syarizka

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top