Wapres Berencana Gandeng Malaysia Patahkan Resolusi Sawit Eropa

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan Indonesia bersama dengan negara pemroduksi kelapa sawit lainnya akan berupaya mematahkan kebijakan Eropa terkait Resolusi Kelapa Sawit.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 18 April 2017  |  18:13 WIB
Buah kelapa sawit - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan Indonesia bersama dengan negara pemroduksi kelapa sawit lainnya akan berupaya mematahkan kebijakan Eropa terkait Resolusi Kelapa Sawit.

Sebagaimana diketahui, Parlemen Eropa meloloskan resolusi yang termaktub dalam Report on Palm Oil and Deforestation of Rainforests pada Selasa (4/4/2017) pekan lalu. Resolusi tersebut menuduh kelapa sawit sebagai pemicu deforestasi dan ekses negatif lainnya di sektor lingkungan, sosial, dan hak asasi manusia.

"Ini [anggapan buruk tentang kelapa sawit] selalu timbul, ini bukan yang pertama. Ini memang harus dicounter lagi oleh negara penghasil sawit, seperti kita Indonesia dan Malaysia," katanya, di Kantor Wakil Presiden, Selasa (18/4/2017).

Wapres mengatakan hal tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam forum tahunan produsen kelapa sawit antara Indonesia dan Malaysia. Hasil pembahasan diharapkan akan melahirkan bantahan dan diplomasi untuk meyakinkan Eropa bahwa produksi kelapa sawit dua negara tidak sesuai tuduhan.

"Untuk membuat counternya dan diplomasi. Diplomasi itu untuk menjelaskan bahwa apa yang mereka khawatirkan itu tidak benar," ujarnya.

Adapun, dia menduga tuduhan tersebut bermotif persaingan dagang, karena kelapa sawit Indonesia dinilai menyaingi produksi komoditas minyak nabati di Eropa, seperti biji matahari dan kedelai.

Tag : sawit
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top