Medco E&P Terima Sriwijaya CSR Award

Medco E&P Sumatra Selatan mendapatkan Sriwijaya CSR Award karena memprogramkan kinerja berbasis pertanian organik yang ramah lingkungan, memberdayakan perempuan, menambah pendapatan dan berkelanjutan.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 19 April 2017  |  19:23 WIB
/Ilustrasi
Bisnis.com, JAKARTA-- Medco E&P Sumatra Selatan mendapatkan Sriwijaya CSR Award karena  memprogramkan kinerja berbasis pertanian organik yang ramah lingkungan,  memberdayakan perempuan, menambah pendapatan dan berkelanjutan.
 
Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kepada Manager Public Affairs & Security Indonesian West Area (IWA) Asset Sutami. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih pada perusahaan-perusahaan yang telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Program tersebut, paparnya, sangat membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. 
 
“Karena itu, Pemprov akan terus mengajak dan mendorong perusahaan di Sumsel untuk dapat berperan lebih dan fokus pada kegiatan CSR, khususnya pemberdayaan masyarakat di kantong kemiskinan,” tegas  Gubernur dikutip dari keterangan tertulis Medco E&P, Rabu (19/4/2017). 
 
Sriwijaya CSR Award merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemprov. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan BUMN dan swasta yang telah memberikan dukungan dan dan komitmennya dalam percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat. 
 
Proses penilaian penghargaan ini dilakukan oleh tim independen dari Universitas Sriwijaya, Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi dan profesional dengan langsung menilai ke lapangan.
 
Dalam Award ini, Medco E&P yang diwakili Blok Rimau meraih peringkat kedua. Perusahaan berhasil mempertahankan prestasi ini yang juga diperoleh tahun lalu. Medco E&P mengajukan beberapa program unggulan, diantaranya program tanaman obat organik keluarga (TOGA) di Desa Tabuan Asri, Banyuasin. 
 
Kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat hingga Rp 3 juta perbulan. Program ini juga dilaksanakan di Desa Bukit, Kabupaten Musi Banyuasin. Hasilnya, peningkatan pendapatan masyarakat hingga Rp 2,7 juta per bulan. 
 
Produk herbal ini juga sudah mendapatkan izin dari Pangan Industri Rumah Tangga Dinas Kesehatan dan sertifikat halal. Program lainnya, Koperasi Horta, koperasi simpan pinjam kelompok perempuan dan program padi SRI Organik.
Tag : csr
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top