Tuntaskan Perundingan dengan Freeport, Sejumlah Poin Dimatangkan

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membenarkan bahwa perundingan dengan PTFI memang sudah selesai. Namun, masih butuh waktu hingga 6 bulan lagi untuk membicarakan hal-hal yang belum disepakati.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 20 April 2017  |  18:17 WIB
Pelaksana Tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut B Panjaitan (kanan) didampingi mantan Menteri ESDM Archandra Tahar (kedua kanan) berfoto dengan pegawai kementerian seusai peringatan Hari Jadi ke-71 Pertambangan dan Energi di Jakarta, Selasa (4/10). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menilai masih ada beberapa hal yang masih akan dimatangkan dalam perundingan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membenarkan bahwa perundingan dengan PTFI memang sudah selesai. Namun, masih butuh waktu hingga 6 bulan lagi untuk membicarakan hal-hal yang belum disepakati.

"Untuk sementara waktu selesai, tetapi butuh waktu 6 bulan lagi," kata Arcandra di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (20/4/2017).

Dia menambahkan sejak pemberian izin ekspor konsentrat sementara, proses perundingan terus berjalan. Hal yang belum disepakati akan tetap dibicarakan kedua pihak.

Sebelumnya, kelonggaran tersebut diberikan kepada PTFI untuk mengubah status kontrak karya (KK) menjadi IUPK dalam waktu delapan bulan terhitung sejak 10 Februari 2017. Dalam kurun waktu tersebut perusahaan masih diberikan izin sementara untuk mengapalkan produksi konsentrat tembaga.

Tag : Freeport, esdm
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top