Ilmuwan Ingin Cari Alien di Planet Ini

Diamater planet tersebut diperkirakan mencapai 17.700 kilometer yang berarti ukurannya 40% lebih besar dari bumi.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 20 April 2017  |  08:50 WIB
Ilustrasi yang menggambarkan planet LHS1140b, planet yang dinilai potensial menopang kehidupan - Harvard/Smithsonian Center for Astrophysics

Bisnis.com, JAKARTA—Ilmuwan menemukan sebuah planet yang diklaim sebagai tempat terbaik untuk mencari kehidupan lain di luar bumi.

Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) mengumumkan sebuah planet baru berjarak 40 tahun cahaya dari bumi. Planet bernama LHS1140b itu mengorbit sebuah bintang kerdil di konsetelasi Cetus.

Ilmuwan memperkirakan LHS1140b memiliki massa 6,6 kali lebih berat dari pada bumi. Diamater planet diperkirakan mencapai 17.700 kilometer yang berarti ukurannya 40% lebih besar dari bumi.

Jarak antara planet tersebut dengan bintangnya jauh lebih dekat dibandingkan jarak matahari dengan bumi. LHS 1440b hanya membutuhkan 25 hari untuk berevolusi. Namun, ukuran bintang yang hanya seperlima dari matahari membuat kondisi di sebagian planet tersebut cukup hangat untuk mengandung air.

“Ini adalah exoplanet [planet yang mengorbit bintang selain matahari]  yang membuat saya paling antusias dalam dekade terakhir. Planet ini adalah target paling pas tantangan terbesar di sains, pencarian makhluk hidup di luar bumi,” kata Jason Dittmann dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di situs resmi institusi tersebut,  Rabu (19/4/2017).

Penemuan kehidupan di Planet tersebut diklaim lebih potensial dibandingkan dengan planet ‘super-bumi’ lain yang telah diumumkan sebelumnya seperti Proxima-b atau TRAPPIST-1.

Alasannya, ilmuwan di bumi bisa mengamati pergerakan LHS1140b ketika planet tersebut menutupi sebagian cahaya dari bintang pusat revolusinya. Kondisi ini memungkinkan ilmuwan di bumi memperkirakan kondisi di permukaan planet dengan menganalisa cahaya yang sampai ke bumi melewati LHS1140b.

Di sisi lain, pengamatan tersebut tidak bisa dilakukan atas Proxima-b. Keunggulan LHS1140b dibandingkan dengan TRAPPIST-1 adalah pola rotasi. LHS1140b berotasi dengan perlahan sehingga tidak menghasilkan radiasi energi tinggi seperti TRAPPIST-1. Kondisi ini membuat LHS1140b lebih potensial mempunyai ekosisitem penunjang kehidupan.

Metode penelitan tersebut dimungkinkan menggunakan Hubble Space Telescope. Hubble bisa memperhitungkan tingkat radiasi di LHS1440b sehingga ilmuwan bisa memperkirakan potensi planet tersebut sebagai wadah kehidupan.

“Planet ini juga merupakan target yang pas buat James Webb Space Telescope yang akan diluncurkan pada 2018. Saya juga menantikan mempelajarinya lewat Giant Magellan Telescope yang saat ini masih dalam proses konstruksi,” kata David Charbonneau, ilmuwan lain dari CfA.

Tag : sains, planet
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top