Kalbar Bantu Bibit Jagung untuk Korporasi Sawit

Dinas Pertanian Kalimantan Barat tidak membatasi pemberian bibit jagung kepada korporasi perkebunan kelapa sawit untuk ditanami di lahan sela-sela pohon menyusul permintaan menanam jagung dari Kementerian Pertanian.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 21 April 2017  |  17:47 WIB
Petani memanen jagung. - JIBI

Bisnis.com, PONTIANAK -- Dinas Pertanian Kalimantan Barat tidak membatasi pemberian bibit jagung kepada korporasi perkebunan kelapa sawit untuk ditanami di lahan sela-sela pohon menyusul permintaan menanam jagung dari Kementerian Pertanian.

Kadis Pertanian Kalbar Hazairin mengatakan, pemberian bibit disesuaikan dengan kebutuhan korporasi menyediakan lahan dan petani yang bisa merawat tanaman jagung mulai masa tanam hingga pasca panen kepada pihaknya, sehingga bibit bisa langsung disalurkan.

"Dinas Perkebunan sudah berkomunikasi dengan kami dan mereka sedang menginventarisasi lahan dan korporasi mana saja yang tertarik bibit jagung. Tidak ada batasan bibitnya, tergantung luasan yang siap ditanami saja," kata Hazairin kepada Bisnis, Jumat (21/4).

Hazairin tidak bisa menyebutkan secara pasti jumlah ketersediaan bibit jagung saat ini di provinsi tetapi bibit tersebut diperkirakan untuk menanami lahan hingga mencapai luasan 50.000 Hektare.

Dia berharap, program jagung di Kalbar bisa diwujudkan tahun ini dengan adanya dukungan dari Dirjen Perkebunan yang mengijinkan korporasi kelapa sawit menanam komoditas itu.

Adapun, menurutnya, perkembangan produksi jagung di Kalbar masih seret disebabkan belum optimal nya pemanfaatan lahan tidur untuk pengembangan komoditas tersebut.

Badan Pusat Statistik Kalbar Maret 2016 menyebutkan, produksi jagung Kalbar mengalami penurunan sebesar 23,29% dari 103.915 ton pada 2015 menjadi 135.461 ton. Penyebabnya karena luas panen turun sebesar 14,17% sehingga berdampak terhadap penurunan produktivitas sebesar 10,63%.

"Kami terus mendorong daerah-daerah yang memiliki lahan tidur dan jarak masa tanaman padi yang kosong selama 3 bulan setelah pasca panen supaya ditanami jagung," ucapnya.

Sebelumnya, Dirjen Perkebunan Kementan RI Bambang menyebutkan Kalbar menjadi salah satu provinsi prioritas untuk ditanami jagung dari total pengembangan komoditas itu di seluruh Tanah Air yang mencapai 1 juta Ha.

"Kalau Kalbar bisa menanam jagung minimal 1.000 Ha atau 5.000 Ha di satu lahan HGU (Hak Guna Usaha) kebun kelapa sawit, semoga bisa kita nanti ajak presiden panen jagung di sini," ucapnya, saat berada di Pontianak baru-baru ini dalam rapat koordinasi bersama pelaku industri perkebunan.

Tag : jagung, kalbar
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top