Hyperloop Resmi Beroperasi 2018 di Prancis

Hyperloop Transportation Technologies sedang melakukan konstruksi kapsul dan akan diluncurkan pada awal 2018 di di pusat R&D HTT di Toulouse, Perancis.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 22 April 2017  |  14:18 WIB
Hyperloop - GeekWire

Bisnis.com, JAKARTA – Hyperloop Transportation Technologies  sedang melakukan konstruksi kapsul dan akan diluncurkan pada awal 2018 di di pusat R&D HTT di Toulouse, Prancis.

Nantinya, untuk integrasi dan optimisasi, sementara kapsul tersebut diprediksi untuk hadir di Indonesia pada 2020. Menurut Chairman HTT, Bibop Gresta pihaknya telah memiliki beberapa orang berbakat global sebagai bagian dari tim. Selain itu kerja sama dengan para ahli menjamin bahwa kami dapat membangun solusi yang tidak hanya lebih cepat.

“Tetapi lebih baik untuk Jakarta. Hyperloop hadir karena kami membangun perusahaan ini dengan cara yang lebih pintar,” ungkap Bibop melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Sabtu (22/4/2017).

Sebagai informasi, perusahaan teknologi Amerika ini juga telah mendirikan joint venture (JV) di Indonesia bernama PT Hyperloop Transtek Indonesia pada awal Maret 2017 lalu. Mereka mengumumkan telah memulai konstruksi dari kapsul HyperloopTM dengan penumpang berskala penuh pertama di dunia, di Spanyol, tepatnya di Carbures.

Kapsul pertama ini merupakan puncak dari desain, riset, dan analisis selama tiga tahun dan ribuan jam pengerjaan. Kapsul tersebut kemudian akan dimanfaatkan dalam sistem komersial yang akan diumumkan segera dari negosiasi yang sedang berlangsung dan studi kelayakan yang sedang dijalankan di beberapa tempat di belahan dunia saat ini.

Hyperloop Transportation Technologies atau HTT menyiapkan nilai kontrak US$2,5 juta dengan investor swasta untuk membangun kapsul Hyperloop di Jakarta. CEO HTT, Dirk Ahlborn mengaku pihaknya kini sedang membangun kapsul Hyperloop dengan penumpang berskala penuh pertama di dunia dan berlokasi di Jakarta.

Perjanjian Hyperloop pertama di Asia Tenggara ini menandakan eksplorasi segera dari kelayakan sistem Hyperloop di Indonesia dengan fokus utama pada Jakarta, dan eksplorasi penuh dari transportasi Hyperloop yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.

Hyperloop Transportation Technologies, Inc sendiri telah didirikan pada November 2013, dari JumpStartFund—sebuah inkubator pemilahan unik yang memanfaatkan pengetahuan dan aset untuk merealisasikan ide, seperti Hyperloop™.

HTT dibentuk untuk memajukan dasar pengetahuan akan teknis dan ekonomi terhadap sistem transportasi Hyperloop™; untuk mengembangkan dan mengonstruksikan riset skala penuh, pengembangan prototipe dan evaluasi fasilitas.

Selain itu juga untuk mengimplementasikan penyebaran komersial dari ekosistem Hyperloop™ yang saling berujung dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi antarkota yang selalu meningkat dengan cara yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan.

HTT juga memiliki perjanjian eksklusif dengan Lawrence Livermore National Laboratory untuk penggunaan sistem levitasi magnetik pasif sebagai inti dari Hyperloop™ yang minim biaya, serta desain dan konstruksi yang aman.

Sejak didirikan, HTT segera berkembang dan melibatkan lebih dari 800 insinyur, arsitek, ilmuwan, pemodel komputer, perencana transportasi, dan ahli konstruksi yang berpengalaman untuk bekerja sama dalam merencanakan, mendesain, dan mengonstruksi model trasportasi yang baru ini.

Tag : transportasi
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top