Uber Target Kunjungan Wisman, Menpar: 169 Negara Kini Penerima Bebas Visa

Menteri Pariwisata Arief Yahya berkesempatan membeberkan kiat suksesnya dalam mengembangkan pariwisata dalam Forum World Travel & Tourism Council (WTTC) Global Summit di Bangkok, Thailand
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 26 April 2017  |  12:00 WIB
Turis asing berwisata di Bali - .Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA- Menteri Pariwisata Arief Yahya berkesempatan membeberkan kiat suksesnya dalam mengembangkan pariwisata dalam Forum World Travel & Tourism Council (WTTC) Global Summit di Bangkok, Thailand.

Dalam acara yang digelar pada 26-27 April 2017, Arief memaparkan kunci suksesnya dalam mengelola pariwisata di Indonesia di hadapan para menteri pariwisata, dan pelaku swasta di Thailand.

"Kesuksesan Indonesia dalam mengelola pariwisata tentunya didukung oleh langkah Presiden RI Joko Widodo yang telah menempatkan pariwisata sebagai leading sector pembangunan," katanya mengutip keterangan resminya, Rabu (26/4).

Guna memudahkan wisatawan mancanegara masuk Indonesia, Indonesia telah menyediakan fasilitas bebas visa.

“Kami sekarang memfasilitasi 169 negara sebagai penerima bebas visa dari sebelumnya yang hanya 25 negara,” sebutnya.

Menurut Arief, imbas kebijakan itu sangat terasa. Tahun pertama sejak pemberlakuan Bebas Visa Kunjungan (BVK) itu, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia naik dramatis yakni hingga 20%.

Kebijakan BVK itu, sejatinya bermula dari saran para petinggi UNWTO saat Menpar Arief mempresentasikan kondisi pariwisata Indonesia. Terutama dengan target kunjungan wisman sampai dua kali lipat, dari 9,3 juta 2014, dan melompat ke 20 juta di 2019. 

Tag : turis asing
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top