Begini Alasan Pemerintah Bakal Audit Paket Umrah

Kementerian Agama tengah menyiapkan aturan biaya perjalanan ibadah umrah sehingga tidak ada lagi jemaah yang dirugikan.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 26 April 2017  |  18:32 WIB
Ilustrasi ibadah haji

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama tengah menyiapkan aturan biaya perjalanan ibadah umrah sehingga tidak ada lagi jemaah yang dirugikan.

Munculnya aturan itu disebabkan makin tingginya minat ibadah umrah dan kian beragamnya paket yang ditawarkan oleh penyelenggara perjalanan.

Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Muhajirin Yanis mengaku tengah menyiapkan regulasi yang akan mengatur biaya perjalanan ibadah umrah agar dapat terkontrol sehingga jemaah tidak dirugikan.

"Regulasi ini akan mengatur agar ke depan, pemerintah memiliki kewenangan untuk mengaudit paket-paket umrah dan bila dinilai tidak rasional, paket umrah tersebut dapat dihentikan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/4/2017) .

Muhajirin menuturkan terdapat banyak masukan dari masyarakat, termasuk Asosiasi Umrah agar Kementerian Agama dapat menetapkan harga minimal penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Sebagian penyelenggara perjalanan bahkan ada yang merilis harga dasar biaya perjalanan umrah lantaran Kemenag tidak kunjung menetapkan batas minimalnya.

Mantan Kakanwil Kemenag Gorontalo ini membantah kalau Kementerian Agama acuh terhadap desakan penetapan harga minimal. Menurutnya, fatwa Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) membatasi Kemenag untuk menetapkan harga minimal.

"Kami sudah berkonsultansi secara formal di kantor KPPU. Menurut KPPU, penetapan harga minimal umrah akan membatasi hak konsumen untuk mendapatkan harga kompetitif. Oleh KPPU. Kemenag diminta menetapkan layanan minimal umrah, bukan harga minimal umrah," paparnya.

Tag : kemenag, umrah
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top