Kementan Optimis Cetak 80.000 Ha Sawah Baru pada 2017

Kementerian Pertanian optimistis dapat mencetak 80.000 hektare sawah baru pada 2017 dengan berkaca dari hasil tahun lalu yang mendekati target.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 26 April 2017  |  16:24 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) didampingi Bupati Ciamis Iing Syam Arifin (kanan) meninjau area sawah petani pada kunjungan kerja safari panen raya dan serap gabah di Kampung Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (10/3). - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian optimistis dapat mencetak 80.000 hektare sawah baru pada 2017 dengan berkaca dari hasil tahun lalu yang mendekati target.

Pada 2016, Kementan merealisasikan cetak cawah baru seluas 129.096 hektare (ha) di 27 provinsi. Capaian itu hanya meleset 3.071 ha dari target 132.167 ha.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Pending Dadih Permana mengatakan daerah sasaran cetak sawah baru masih berada di luar Jawa. Meski demikian, dia belum bersedia memerinci daerah beserta target luasan.

“Banyak lahan hak milik yang tidak diusahakan kami yang bantuk cetak. Syaratnya mana yang paling punya potensi, ada petaninya, dan ekosistem agronya paling cocok,” tuturnya usai Rapat Dengar Pendapat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Tahun lalu, realisasi cetak sawah paling besar adalah di Kalimantan Barat yakni seluas 16.905 ha, diikuti Kalimantan Tengah (16.550 ha), Lampung (11.874 ha), Nusa Tenggara Barat (11.537 ha), dan Sumatra Selatan (11.475 ha).

Proses percetakan sawah diawali dari survei investigasi dan desain (SID) terhadap lahan yang dibidik. Tahap selanjutnya adalah konstruksi fisik berupa pembukaan lahan, perataan lahan, pembuatan pematang, dan pengolahan tanah. Berbarengan dengan itu juga dibuat infrastruktur pendukung seperti irigasi dan jalan usaha tani.

Proses cetak sawah menggandeng komando teritorial TNI Angkatan Darat di berbagai daerah. Pelibatan TNI AD merupakan upaya pemerintah mendorong swasembada pangan.

Tag : sawah
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top