Jabar Tuntaskan Peta Jalan Sanitasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menuntaskan penyusunan peta jalan (road map) sanitasi tingkat provinsi guna mengejar target akses 90%.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Mei 2017  |  17:37 WIB

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menuntaskan penyusunan peta jalan (road map) sanitasi tingkat provinsi guna mengejar target akses 90%.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan peta jalan strategi sanitasi tingkat provinsi yang sudah dituntaskan pihaknya saat ini sedang dalam proses legalitas. Dalam road map, pihaknya sudah pula merumuskan target akses universal sanitasi 2019, sebagaimana yang ditugaskan pemerintah pusat.

“Dalam road map, target capaian 90% sanitasi layak dan 10% layanan dasar tahun 2019, serta pendistribusian target askes universal sanitasi tersebut untuk setiap kabupaten/kota," katanya pada bisnis, Minggu (14/5/2017).

Peta jalan ini penting guna memandu keseriusan daerah membenahi persoalan sanitasi seperti sampah dan air bersih. Diakui Iwa, sebenarnya pembangunan sanitasi permukiman merupakan urusan wajib kabupaten/kota. Namun, menurutnya, peran kabupaten kota di Jabar ini masih perlu dioptimalkan.

“Beberapa indikator kinerja pembangunan sanitasi permukiman masih bisa ditingkatkan jauh lebih baik lagi,” paparnya.

Pemprov Jabar sendiri telah berinisiatif melakukan upaya sinergitas pendanaan sanitasi, melalui program bantuan keuangan bagi kabupaten/kota, yang besarnya mencapai rata-rata Rp 220,6 miliar per tahun dalam tiga tahun terakhir ini.

“Ini belumlah cukup untuk menyelesaikan segala persoalan pembangunan sanitasi yang dipercepat di Jabar,” ujarnya.

Seperti program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di lingkungan dinas kesehatan yang merupakan metode yang efektif untuk pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan sanitasi.

“Tetapi belum semua kabupaten/kota melaksanakannya secara maksimal ataupun optimal,” katanya.

Evaluasi

Selain itu, program monitoring dan evaluasi pembangunan sanitasi, dengan leading sektornya oleh dinas lingkungan hidup, masih perlu lebih digiatkan lagi, yaitu harus lebih rajin meng-update data dan mengunggahnya ke dalam pemantauan kinerja sanitasi, melalui sistem informasi sanitasi berbasis web yang disebut nawasis (national water sanitation information system).

Pihaknya mencatat capaian target kinerja pembangunan sanitasi di Jawa Barat tahun 2016 untuk penanganan air limbah sudah mencapai sebesar 65,14% dari target capai RPJMD 2018 69.

Sementara itu, capaian penanganan persampahan perkotaan di Jabar pada tahun 2016 sebesar 66,26% dari target RPJMD 2018 sebesar 70%, serta target capaian nasional sebesar 80% tahun 2019.

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar Bambang Riyanto menambahkan, ada sejumlah poin yang sudah dicapai selama keikutsertaan Jabar dalam Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, antara lain sebanyak 23 kabupaten/kota telah temiliki dokumen strategi sanitasi kabupaten/kota (SSK) yang telah selesai di-review tahun 2015 dan 2016.

“Tahun ini, sebanyak 4 kabupaten akan melaksanakan review SSK yakni Kuningan, Subang, Tasikmalaya dan Garut,” ujarnya.

Tag : sanitasi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top