Citilink Resmi Operasikan Pesawat A320Neo untuk Umrah

Maskapai berbujet rendah, Citilink Indonesia, resmi mengoperasikan pesawat Airbus A320Neo perdananya untuk melayani penerbangan umrah menuju Jeddah, Arab Saudi, pada bulan ini.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 16 Mei 2017  |  23:32 WIB
Truk pengangkut avtur bersiap mengisi bahan bakar ke pesawat Citilink. - Antara/Aditya P. Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai berbujet rendah, Citilink Indonesia, resmi mengoperasikan pesawat Airbus A320Neo perdananya untuk melayani penerbangan umrah menuju Jeddah, Arab Saudi, pada bulan ini.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan penggunaan Airbus A320Neo akan menghemat waktu penerbangan 1 jam, sehingga lama perjalanan menjadi 12 jam dari sebelumnya 13 jam.

“Dengan berbagai keunggulan teknologi yang dimiliki oleh pesawat A320Neo, jemaah juga akan merasa lebih nyaman selama perjalanan menuju ke Tanah Suci,” katanya di Jakarta pada Selasa (16/5/2017).

Selain pengoperasian pesawat A320neo, lanjut Juliandra, penerbangan umrah Citilink juga hanya perlu melakukan satu kali transit di Ahmedabad, India, ketimbang sebelumnya yang transit dua kali.

Tak hanya itu, sambungnya, Citilink juga berencana memberikan layanan ekstra lainnya, yakni menyediakan makanan dan minuman sebanyak tiga kali selama penerbangan dari dan menuju ke Jeddah.

“Kami optimistis penggunaan pesawat A320Neo pada penerbangan umroh ini sejalan dengan tujuan jangka panjang perusahaan untuk menjadi maskapai berbiaya murah terkemuka di regional,” tuturnya.

Untuk diketahui, anak usaha dari PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) itu telah menerbangkan 6.783 jemaah umroh ke Jeddah sepanjang kuartal I/2017.

Seperti diketahui, Citilink Indonesia berencana mendatangkan 35 unit A320neo dalam kurun waktu 10 tahun ke depan guna mendukung ekspansi maskapai, baik pada penerbangan domestik maupun internasional.

VP Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar menuturkan A320neo merupakan pesawat berteknologi canggih, dan memiliki sejumlah keunggulan, di mana cocok untuk dioperasikan Citilink.

“A320neo memiliki daya jelajah yang cukup jauh, sehingga cocok untuk ekspansi kami yang akan menyasar pasar Indonesia timur, dan pasar internasional, seperti umrah dan China,” ujarnya.

Selain itu, konsumsi bahan bakar A320neo diklaim lebih hemat dibandingkan dengan A320 sebelumnya, yakni 15%-20%. Begitu juga dengan tingkat kebisingannya yang turun 50%, sehingga A320neo bisa dibilang cukup ramah lingkungan.

Pesawat A320neo perdana datang pada 24 Februari 2017 yang lalu. Kedatangan pesawat perdana itu menjadikan jumlah armada Citilink mencapai 45 unit. Pada tahun ini, Citilink menargetkan akan kedatangan enam unit A320Neo.

“Kami akan terus mendatangkan pesawat baru. Untuk memburu pasar domestik saja, minimal harus bisa mencapai 50 pesawat agar pasar nasional bisa dipegang. Selain itu, saat merotasi pesawat juga bisa lebih tenang,” kata Benny.

Tag : citilink
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top