Pengusaha PLB Diimbau Berkompetisi Secara Sehat

Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia mengimbau para pelaku usaha jasa logistik dan pengusaha pusat logistik berikat untuk bersaing secara sehat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 18 Mei 2017 23:06 WIB
Salah satu pusat logistik berikat di Jakarta - Antara/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia mengimbau para pelaku usaha jasa logistik dan pengusaha pusat logistik berikat untuk bersaing secara sehat dan tidak mudah terprovokasi, sebaliknya semakin inovatif.

Ety Puspitasari, Ketua Umum Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI), mengatakan bisnis PLB adalah bisnis yang memerluakan penyesuaian pada kebutuhan pelanggan. Oleh sebab itu, para pelaku usaha PLB harus bijak dalam menanggapi kompetisi.

Menurutnya, beralihnya customer ke PLB lain harus direspons secara positif. “Ini pasar logistik kan sangat besar kuenya, jadi tidak perlu berantem. Persaingannya sekarang belum terlalu tajam, tetapi disikapi secara positif saja,” ungkap Ety kepada Bisnis di Jakarta pada Kamis (18/5/2017).

Bisnis mencatat pada awal 2017, PT Kamadjaja Logistics mengakui bahwa PLB miliknya yang berlokasi di Cibitung, Bekasi, belum beroperasi karena belum memiliki customer.

Selain itu pengusaha PLB kerap mengeluhkan beberapa aturan di tatanan antarinstansi pemerintah yang belum sinergis. Misalnya, barang lartas harus menunggu dulu sebelum masuk PLB. Ada ketidasekarasan dari Kementerian Perdagangan. 

Pasalnya, penyebab kosongnya PLB Kamadjaja Logistics Cibitung karena calon customer yakni PT Unilever Indonesia sudah menempatkan barang mereka ke PLB perusahaan lain yaitu PT Agility.

Dia menyebut bahwa Kamadjaja Logistics akan mengikuti kebutuhan customer di mana tempat yang bagus untuk membuka PLB. Beberapa lokasi yang kerap disebutkan oleh customer adalah di Surabaya dan Medan.

Pada 17 Mei 2017, Kamadjaja Logistics pun melakukan sosialisasi untuk calon customer PLB di Surabaya. Menurut Ivy Kamadjaja, Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kamadjaja Logistics mengatkan di area Jawa Timur disiapkan di K-LOG Park Surabaya. Adapun luas lahan lebih dari 4 ha.

Kamadjaja Logistics juga merencanakan fasilitas PLB dikembangkan hingga ke Medan, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, dan Manado, sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari mitra bisnis yang ada.

Ivy menjelaskan PLB adalah model bisnis logistik baru yang diterapkan di Indonesia yang diyakini dapat meningkatkan efisiensi biaya logistik.

Tag : pusat logistik berikat
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top