PLN Wilayah Sumut Hadirkan MCC

PT PLN (Persero) Wilayah Sumatra Utara Area Medan meresmikan dan mengoperasikan Medan Command Centre (MCC), yang berpusat di PLN Area Medan.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 27 Mei 2017  |  23:07 WIB
Pekerja memperbaiki jaringan listrik PLN. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) Wilayah Sumatra Utara Area Medan meresmikan dan mengoperasikan Medan Command Centre (MCC), yang berpusat di PLN Area Medan.

MCC merupakan sebuah sistem pelayanan teknik terpadu yang dibentuk PLN untuk memangkas dan mempercepat penanganan gangguan yang dialami pelanggan. Dengan adanya sistem ini, PLN dapat melakukan tracking petugas dan pelanggan yang melaporkan gangguan.

Jika sebelumnya pelayanan teknik (yantek) di PLN Area Medan terbagi atas beberapa zona kerja yang berbeda di masing-masing Rayon, mulai saat ini pelayanan teknik dipusatkan pada satu sistem yang terpadu.

Pada saat pelanggan menghubungi Contact Center 123, laporan tersebut akan masuk ke dalam sistem Aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpadu (APKT) yang dimiliki PLN dan petugas operator tersebut akan menghubungi petugas pelayanan teknik sesuai zona di mana pelanggan tersebut menghubungi.

Dengan MCC ini petugas operator APKT akan langsung melakukan tracking di mana posisi petugas pelayanan teknik yang paling dekat dengan lokasi gangguan, tidak perlu sesuai dengan zona lokasi, sehingga penanggulangan pengaduan pelanggan akan lebih cepat ditangani.

"Sistem MCC ini tidak berhenti sampai pada penanganan gangguan saja, tetapi kami akan terus berinovasi untuk memaksimalkan sistem yang sudah ada untuk meningkatkan produktivitas demi pelayanan yang optimal kepada pelanggan", ungkap General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto melalui siaran pers pada Sabtu (27/5/2017).

Sebagai kota terbesar di luar Jawa, PLN Area Medan banyak menerima pengaduan dari para pelanggannya. Jika dirata-rata, dalam sehari terdapat 300 hingga 400 laporan dari Contact Center PLN 123 yang diterima oleh PLN Area Medan.

Tag : PLN
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top