INDUSTRI MEDIA: Butuh Inovasi Saat Tren Bisnis Bergeser

Penurunan kinerja bisnis media harus dibarengi dengan inovasi dan pengembangan diri sesuai pergeseran tren
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 13 Juli 2017  |  12:53 WIB
Motivator Adriano Giovani dalam acara Halalbihalal dan Agency Award Bisnis Indonesia 2017, Kamis (13/7/2017). - .Bisnis/Annisa Margrit

Bisnis.com, JAKARTA-- Penurunan kinerja bisnis media harus dibarengi dengan inovasi dan pengembangan diri sesuai pergeseran tren.

Motivator Adriano Giovani mengatakan bisnis media memiliki andil yang besar terhadap masyarakat karena menyerap tenaga kerja yang besar dan turut mencerdaskan masyarakat. Perubahan tren ke digital tidak bisa ditahan tapi perlu disiasati dengan strategi-strategi baru agar bisa tetap eksis.

Adriano melanjutkan media cetak memang mengalami tren turun, tapi Bisnis Indonesia punya kekuatan di segmen bisnis.

"Perubahan memang terjadi, tapi maju mundurnya tergantung kita," ujar dia dalam Halal Bihalal dan Agency Award Bisnis Indonesia 2017, Kamis (13/7/2017).

Fakta terjadi pelemahan industri media tidak mungkin ditolak, tapi bisa dihadapi dengan menjalankan cara-cara yang berbeda untuk dapat tetap bertahan. Apalagi, pergeseran tren memang selalu terjadi.

Dia mencontohkan merek-merek terkenal seperti Kodak serta Nokia pun tidak luput terkena imbas perubahan tren dan akhirnya tenggelam karena tidak mampu mengikuti perubahan yang terjadi.

"Kalau kita hanya melakukan cara yang itu-itu saja, maka hasilnya akan begitu-begitu saja. Kalau kita melakukan cara yang berbeda, bisa jadi hasilnya juga begitu-begitu saja. Tetapi, dengan melakukan cara yang berbeda ada harapan untuk berkembang lebih baik," papar Adriano.

Untuk itu, penting untuk selalu mengembangkan keahlian dan kemampuan diri agar bisa mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang ada.

Dalam acara tersebut, Bisnis Indonesia mengundang 146 agen koran dari berbagai wilayah. Bisnis Indonesia juga memberikan apresiasi kepada para agen yang berprestasi. 

 

Tag : bisnis indonesia
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top