Vietnam Gabung ITRC, 75% Produksi Karet di Tangan 4 Negara

Vietnam bergabung dengan tiga negara produsen utama karet di bawah wadah International Tripartite Rubber Council (ITRC).
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 September 2017  |  13:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Vietnam bergabung dengan tiga negara produsen utama karet di bawah wadah International Tripartite Rubber Council (ITRC).

Informasi tersebut tertuang dalam dokumen Joint Communique Minesterial Commitee Meeting 2017 International Tripartite Rubber Council yang diterima Bisnis.com, Jumat (15/9/2017), para Menteri negara anggota ITRC yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia disebutkan telah menyambut bergabungnya Vietnam ke dalam wadah tersebut.

Pertemuaan para Menteri negara anggota ITRC berlangsung di Bangkok, Thailand, Jumat (15/9/2017). Dalam kesempatan tersebut, dibahas sejumlah isu khususnya mengenai stabilisasi harga karet di pasar internasional.

Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Kementerian Perdagangan Deny Wachyudi Kurnia membenarkan Vietnam telah bergabung di dalam wadah ITRC. Saat ini, tinggal menunggu proses ratifikasi internal masing-masing negara.

“Selanjutnya akan dilihat gimana bangunan hukumnya agar sesuai dengan realita baru,” ujarnya saat dikonfirmasi Bisnis.com, Jumat (15/9/2017).

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Moenardji Soedargo sebelumnya menyatakan akan sangat baik jika Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Indonesia bersinergi sebagai negara-negara produsen utama karet dalam wadah International Tripartite Rubber Council (ITRC)

“Bila Vietnam bergabung dengan ITRC maka bersama kita merupakan 75% produsen dunia,” ujarnya.

Moenardji menjelaskan saat ini tanpa Vietnam anggota ITRC merupakan 65% produsen karet dunia. Oleh karena itu, dengan menggabungkan kekuatan empat negara itu maka akan lebih mudah dalam pengambilan keputusan.

“Kebijakan yang diambil bisa berdampak positif bagi bersamanya tentunya berimbang bagi produsen dan petani,” imbuhnya.

ITRC beranggotakan tiga negara utama produsen karet, yakni Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Thailand merupakan negara produsen karet terbesar di dunia dengan total produksi sekitar 4,1 juta ton. 

Adapun, Indonesia berada di posisi kedua dengan output sebesar 3,1 juta ton, diikuti Malaysia di posisi ketiga dengan produksi per tahun 720.000 ton.

 

Tag : harga karet
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top