PLN Resmikan Listrik 33 Desa di Kalbar

PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat meresmikan operasional jaringan listrik melalui program listrik desa di 33 desa Kemuning Biutak, Kecamatan Matan Hilir, Kabupaten Ketapang.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 16 September 2017  |  23:56 WIB
Pekerja melakukan perbaikan jaringan kabel listrik di Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/7). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat meresmikan operasional jaringan listrik melalui program listrik desa di 33 desa Kemuning Biutak, Kecamatan Matan Hilir, Kabupaten Ketapang.

General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat Richard Safkaur dalam mengatakan program pembangunan jaringan listrik desa ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi khususnya di Ketapang. Hingga Agustus 2017, rasio elektrifikasi Kabupaten Ketapang sudah mencapai angka 72 persen.

“Listrik di desa ini disuplai dari sistem kelistrikan area ketapang dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel. Kami menggunakan JTM dengan jarak 18,9 kms dan JTR dengan jarak 3,9 kms serta total Gardu mencapai 150 kVA," katanya melalui siaran pers, Sabtu (16/9).

Pembangunan listrik desa diakui Richard memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Ini tergambar dari terbatasnya akses menuju ke desa yang akan dilistriki. Meskipun harus mengahadapi medan yang sulit, program listrik desa harus tetap berjalan.

"Yang menjadi semangat dan motivasi kami adalah senyum bahagia masyarakat yang merasakan manfaat listrik disini," ujar Richard.

Desa Kemuning merupakan satu dari 33 desa program listrik desa anggaran tahun 2016.Sebanyak 210 Pelanggan baru di desa Kemuning siap menikmati listrik PLN.

Warga desa Kemuning Biutak memberikan apresiasi terhadap PLN. Mereka mengaku bahagia hadirnya listrik di desa mereka, dan tak segan membantu PLN untuk menjaga supaya suplai listrik tidak mengalami gangguan.

“Yang penting listrik nyala, kami akan mendukung dan membantu petugas PLN supaya aliran listrik tidak terganggu, salah satunya adalah kami akan rela jika pohon kami dipangkas,” ungkap Rudi Maslah, selaku kepala desa.

Hingga Desember 2016, PLN Wilayah Kalimantan Barat mencatat jumlah desa yang sudah berlistrik di kabupaten ketapang dan kayong utara. Mereka mengungkapkan bahwa dari 305 desa, 246 desa sudah menikmati listrik dan untuk rasio desa berlistrik kabupaten Ketapang dan Kayong Utara telah mencapai angka 80%.

Tag : PLN
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top