ESDM Gandeng 11 Perusahaan Soal SDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menandatangani nota kesepahaman di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan 11 badan usaha di sektor energi.
Gemal AN Panggabean
Gemal AN Panggabean - Bisnis.com 18 September 2017  |  16:32 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) bersama Menteri Ketenagalistrikan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Bangladesh Nasrul Hamid saat acara penandatanganan nota kesepahaman ekspor LNG, di Jakarta, Jumat (15/9). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menandatangani nota kesepahaman di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan 11 badan usaha di sektor energi.

Sebelas perusahaan tersebut ialah: 

  1. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk 
  2. Chevron Pacific Indonesia
  3. Medco E&P Indonesia
  4. PT Bukit Asam (Persero) Tbk
  5. PT Timah (Persero) Tbk
  6. PT Freeport Indonesia
  7. PT Pertamina Geothermal Energy 
  8. PT Geo Dipa Energi (Persero)
  9. PT Pertamina Drilling Service Indonesia
  10. PT Kaltim Prima Coal
  11. PT Adaro Indonesia

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dimaksudkan sebagai payung hukum dalam pelaksanaan kerja sama antarpihak dalam pengembangan SDM Sektor ESDM. Hal ini seiring dengan pengajuan beberapa Satuan Kerja di lingkungan BPSDM ESDM menjadi Satuan Kerja dengan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU).  

"Kalau yang punya corporate training kalo bisa saling sinergi, saling kirim pengajar atau sebagainya. Tolong semua BU/BUT kalo kami minta untuk mengajar, kirim orang, sharing knowledge, sharing kompetensi, juga sharing profisiensi, karena BPSDM kami inginnya sebagai sekolah (pendidikan) vokasi," tutur Jonan, Senin (18/9). 

Dia menjelaskan, pada sekolah vokasi, outputnya adalah profisiensi, selain belajar teori, juga diajarkan prakteknya di lapangan, sehingga harus lebih banyak pengajar dari sektor riil yang turut berperan serta. "Saya inginnya BPSDM menjadi sekolah vokasi, kecuali STEM Akamigas yang sampai D4, lulusannya selain kompetensi juga harus punya profisiensi, bisa mengerjakan dengan baik," lanjutnya.

BPSDM ESDM diharapkan akan memiliki peran penting dalam pengembangan SDM dengan menggelar pelatihan dan sertifikasi di sektor ESDM. Saat ini BPSDM ESDM telah memiliki 12 lokasi pelatihan dan pendidikan yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, Sukabumi, Cipatat, Cepu, dan Sawahlunto. 

Lokasi-lokasi pelatihan tersebut memiliki fasilitas pendidikan dan pelatihan yang cukup lengkap, di antaranya: laboratorium instalasi pemanfaatan tenaga listrik, laboratorium instalasi dasar listrik, simulator motor generator sinkron, dan lainnya. 

Tag : kementerian esdm
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top