Perjalanan Perusahaan Akan Berlipat Ganda di Asia Pasifik

Global Business Travel Association memperkirakan Asia Pasifik menyumbang proporsi terbesar yakni 40% dari perjalanan bisnis global.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 18 September 2017  |  23:25 WIB
Pura Tanah Lot di Bali. Bali merupakan salah satu tujuan perjalanan dunia termasuk untuk kepentingan bisnis. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Global Business Travel Association memperkirakan Asia Pasifik menyumbang proporsi terbesar yakni 40% dari perjalanan bisnis global yang berjumlah US$1,2 triliun, dan angka ini diperkirakan tumbuh 3,7% per tahun selama satu dekade mendatang.

Khusus di Asia, belanja perjalanan perusahaan akan berlipat ganda menjadi US$645 miliar per tahun, dan ini adalah separuh dari belanja global dan bahkan lebih besar dari Amerika Serikat.

Terkait hal itu, Airbnb, perusahaan wisata berbasis komunitas terdepan di dunia, mengumumkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan di Asia Pasifik seperti Hyundai Motor Company, Culture Convenience Club Co. Ltd, dan Flight Centre.

Program Airbnb for Work untuk menjawab seluruh kebutuhan sektor perjalanan bisnis yang melonjak di wilayah ini.

Di Asia Pasifik, Airbnb mengalami pertumbuhan signifikan di bidang perjalanan perusahaan yaitu hampir lima kali lipat per tahun dalam pemesanan perjalanan perusahaan pada tahun 2016 dan 2017, lebih cepat dari rata-rata global yaitu 4,3 kali lipat selama periode yang sama.

Tiga dari empat perjalanan bisnis berawal dan berakhir di wilayah ini, dan Airbnb melihat potensi pertumbuhan yang luar biasa. Sejak peluncuran program ini, sekitar 53.000 perusahaan di Asia Pasifik telah menggunakan Airbnb for Work.

David Holyoke, Global Head of Business Travel, mengatakan dengan menggunakan Airbnb untuk perjalanan bisnis, siapa pun dapat mendalami suatu kota dengan mempelajari budaya dan tempat-tempat tersembunyi dengan penduduk lokal dan menginap di lingkungan setempat.

"Karena itu, lebih dari 250.000 perusahaan global telah menggunakan Airbnb for Work dan 15% pengguna memesan di Airbnb untuk perjalanan bisnis. Pelawat bisnis Airbnb di Asia sekarang biasa memperpanjang perjalanan bisnis mereka hingga akhir pekan, dengan rata-rata 6 hari, bukan lagi 4 hari."

Airbnb for Work adalah pengembangan produk di platform perjalanan Airbnb yang membantu perusahaan apa saja untuk memenuhi kebutuhan perjalanan karyawannya yang bervariasi dengan memungkinkan pelawat bisnis untuk memesan langsung akomodasi Airbnb dan secara otomatis membebankan biayanya kepada perusahaan.

Sumber : GBTA.org

Tag : traveling
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top