Kitty Live Incar Pasar Indonesia

Pelaku layanan video live streaming asal China, Kitty Live, tengah mengincar pasar Indonesia yang dinilai semakin potensial dan menjadi magnet yang kuat bagi penyedia layanan digital global.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 September 2017  |  14:16 WIB
Video streaming Kitty Live - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku layanan video live streaming asal China, Kitty Live, tengah mengincar pasar Indonesia yang dinilai semakin potensial dan menjadi magnet yang kuat bagi penyedia layanan digital global.

Head of Content Operation Kitty Live, Elia Wong mengakui potensi pasar digital Indonesia sangat besar karena dikontribusi oleh jumlah pengguna ponsel pintar dan penetrasi Internet yang semakin besar di Indonesia.

Menurut Elia, karakteristik masyarakat Indonesia yang mudah menerima teknologi baru juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan layanan digital.

“Pasar digital Indonesia sangat potensial ya. Kami melihat orang Indonesia tak bisa lepas dari gadget dan smartphone mereka. Indonesia juga kami lihat terbuka dengan teknologi baru seperti ini (live streaming). Jadi kami melihatnya secara pasar potensial,” tuturnya di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Dia mengatakan, hingga September 2017, jumlah pengguna Kitty Live secara global mencapai 50 juta pengguna, dari jumlah tersebut sekitar 20 juta pengguna berasal dari Indonesia

Jumlah pengguna Indonesia sangat besar, meskipun kehadiran Kitty Live masih sangat baru yaitu sekitar November 2016

“Kami lagi bangun dan gandeng influencer yang punya bakat dan jaringan kuat, sehingga (penonton) bisa menghabiskan banyak waktu (live steaming) dengan influencer ini. Khusus di Indonesia sendiri, Kitty Live sudah memiliki 9 juta broadcaster atau penyiar,” katanya.

Jumlah pengguna Kitty Live dan Bigo Live saat ini cukup bersaing. Menurut data per Maret 2017, jumlah pengguna Bigo secara global mencapai 70 juta pengguna dan 30 juta pengguna aktif bulanan berasal dari Indonesia.

Elia mengakui saat ini layanan video streaming lekat dengan konten negatif, seperti konten porno yang dilakukan oleh artis di dalam aplikasi tersebut. Namun, aplikasi asal Tiongkok tersebut menegaskan komitmennya untuk memberantas konten negatif, terutama pornografi pada layanan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan sistem dan tim khusus pengawasan konten selama 24 jam nonsetop, terus menerus, untuk berpatroli. Jadi begitu ada ketahuan yang memunculkan konten negatif, Kitty Live akan langsung memblokirnya. Ini komitmen kami di Indonesia,” ujarnya.

Tag : video
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top