Pemerintah Akan Lelang Blok East Kalimantan

Pemerintah akan melelang Blok East Kalimantan setelah PT Pertamina menyatakan untuk mengembalikan wilayah kerja yang ditugaskan itu.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 22 September 2017  |  14:23 WIB
Arcandra Tahar - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan melelang Blok East Kalimantan setelah PT Pertamina menyatakan untuk mengembalikan wilayah kerja yang ditugaskan itu.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, pihaknya tak akan mengulur waktu untuk membuka penawaran kepada perusahaan minyak dan gas bumi yang berminat mengelola wilayah kerja yang juga tak akan diperpanjang kontraknya oleh Chevron Indonesia Company, sebagai operator setelah kontrak berakhir di 24 Oktober 2018. Kendati demikian, dia tak menyebut kapan waktu pastinya penawaran dibuka.

Dari data Pertamina, produksi Blok East Kalimantan pada 2016 sebesar 36.500 barel setara minyak per hari (barrel oil equivalent per day/boepd). Blok seluas 6.177 kilo meter persegi (km2) itu menyimpan cadangan sebanyak 213 juta boe pada 2015.

“Iya akan dilelang lagi. Secepatnya, enggak ada waktu kita untuk tidak melelang secepatnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Sebelumnya, Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan pihaknya telah menyampaikan sikap perseroan untuk tak mengelola Blok East Kalimantan setelah kontrak berakhir meskipun pemerintah telah mengatur ulang ketentuan dalam gross split.

Menurutnya, pertimbangan utama melepas wilayah kerja yang kini dioperatori Chevron Indonesia Company itu karena perseroan memilih untuk fokus mengelola wilayah kerja yang ditugaskan kepada Pertamina.

Seperti diketahui, pada Januari 2017, pemerintah menugaskan Pertamina untuk mengelola delapan wilayah kerja yang akan habis masa kontraknya. Melalui penugasan itu, pemerintah menugaskan agar delapan blok habis kontrak dikelola Pertamina dengan menggunakan kontrak bagi hasil kotor atau gross split pada kontrak barunya.

Delapan wilayah kerja tersebut yakni Blok Tuban, Jawa Timur (JOB Pertamina-PetroChina East Java); Blok Ogan Komering, Sumatera Selatan (JOB Pertamina-Talisman); Blok Sanga-Sanga, Kalimantan Timur (VICO); Blok Southeast Sumatera (SES), Lampung (CNOOC SES Limited); Blok Tengah, Kalimantan Timur (Total E&P Indonesie); Blok Attaka, Kalimantan Timur (Chevron), Blok East Kalimantan (Chevron) dan Blok North Sumatera Offshore, Aceh (Pertamina).

“Sudah kita bicarakan,” katanya.

Tag : esdm
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top