Ini Pesan Presiden Kepada Perusahaan Start Up

Dunia bisnis saat ini masih berada di bawah dominasi perusahaan berbasis teknologi mengingat 8 dari 13 perusahaan dengan nilai usaha paling besar di dunia masih berasal dari sektor ini.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 September 2017  |  15:40 WIB
Presiden Joko Widodo memperlihatkan kemasan hasil usaha kelompok petani saat silahturahmi serikat paguyuban petani Qaryah Thayyibah di Salatiga, Jawa Tengah, Senin (25/9). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA – Dunia bisnis saat ini masih berada di bawah dominasi perusahaan berbasis teknologi mengingat 8 dari 13 perusahaan dengan nilai usaha paling besar di dunia masih berasal dari sektor ini.

Perusahaan tersebut pun terus melebarkan sayapnya dengan melakukan ekspansi, termasuk ke Indonesia.

Melihat kenyataan tersebut, Presiden Joko Widodo berpesan agar start up di Indonesia tidak perlu takut atau menutup diri dengan kehadiran perusahaan raksasa tersebut.

“Kalau kita menutup diri dari inovasi, maka akan kehilangan daya saing, karena itu start up harus dapat memanfaatkan inovasi yang dibawa perusahaan raksasa tersebut. Bahkan peluang masih terbuka luas bagi para pemain lokal,” ujar Jokowi saat membuka Idbyte 2017: Connected, Kamis (28/9/2017).

Presiden berpendapat untuk dapat bersaing, maka perusahaan tersebut harus mengedepankan konten atau ciri khas lokal yang tidak dimiliki oleh perusahaan dari negara lain.

“Menurut saya, jangan coba-coba membuat Alibaba atau Google tandingan, itu hanya akan membuang waktu dan tenaga kita. Manfaatkan saja platform global yang ada, tenaga kita fokus buat inovasi yang unik dan memiliki kekuatan lokal konten,” tuturnya.

Di sisi lain, Presiden juga meminta agar regulasi terkait bisnis atau start up dibuat lebih longgar sehingga dapat memberikan keleluasaan bagi para pengusaha pemula untuk terus melakukan eksperimen.

“Inovasi itu membutuhkan eksperimen untuk mencoba hal baru. Karena itu jangan sampai start up dicekik dengan regulasi yang berlebihan. Harus mentolerir kegagalan, jangan mengejar-ngejar yang gagal. Start up pun jangan malu dan jangan menyerah untuk terus bangkit dan berusaha.”

IDbyte 2017 merupakan gelaran digital dua tahunan yang digelar sejak Selasa (26/9) hingga (28/9) di Ritz Carlton, Pacific Place. Konferensi ini membahas berbagai topik terkait pengaruh positif konektivitas masyarakat Indonesia secara digital terhadap berbagai sektor di Indonesia.

Pada pelaksanaan kali ini, IDByte 2017 menghadirkan serangkaian acara yang dimulai dengan pencarian talenta-talenta baru digital melalui ‘Virtual Startups Hunt’, seminar, pameran inovasi dari perusahaan-perusahaan IT dan teknologi ternama, hingga puncak acara yang ditandai konferensi dan penganugerahan Bubu Awards v.10 sebagai penutup rangkaian acara.

Tag : digital, StartUp
Editor : Rachmad Subiyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top