Hartadinata Buka Gerai Baru di Tangerang

PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia membuka gerai perhiasan emas di Matahari Department Store, Lippo Karawaci, Tangerang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 September 2017  |  21:19 WIB
Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto memperlihatkan koleksi perhiasan emas di toko emas ACC, di Blok M Square, Jakarta, Selasa (5/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia membuka gerai perhiasan emas di Matahari Department Store, Lippo Karawaci, Tangerang.

Pembukaan gerai ini merupakan salah satu realisasi dari strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing perusahaan dengan memasuki pasar – pasar baru dengan membuka channel distribusi baru yang mudah diakses.

Sandra Sunanto, Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk mengatakan, melalui pembukaan gerai ini, selain merealisasikan strategi bisnis yang dijanjikan kepada para investor

"Kami berharap dapat menjadikan lebih dekat kepada kalangan menengah baru, yaitu keluarga muda yang baru terbentuk serta kalangan emerging affluent yang dikenal melek investasi dan banyak tinggal di wilayah kota satelit seperti Lippo Karawaci.” ujarnya dalam siaran pers.

Kehadiran gerai Matahari Department Store tersebut merupakan komitmen dan bagian dari investasi berkelanjutan Hartadinata yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki perhiasan emas yang berkualitas dengan desain up-to-date dan sesuai selera masyarakat.

Jenis perhiasan dan disain yang tersedia di gerai mencakup semua tipe dari gelang, cincin, kalung dan termasuk signature productHartadinata. Gerai juga meyediakan layanan pasca penjualan untuk kebutuhan para pelanggan melakukan transaksi jual beli ataupun reparasi.

“Indonesia merupakan salah satu pasar perhiasan emas terbaik karena emas lekat dengan tradisi, kultur, dan derajat sosial masyarakat Indonesia. Masyarakat kita membeli perhiasan untuk investasi ataupun mengikuti trend fashion terkini, setiap daerah memiliki selera tersendiri dan kami selalu berusaha menyesuaikan dengan hal tersebut sehingga apa yang kami tawarkan memenuhi keinginan pelanggan,” jelas Sandra

Hartadinata mentargetkan hingga akhir Desember tahun 2017 ini membuka minimal lima gerai lagi di Matahari Department Store yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia.

Sejak menyelesaikan IPO beberapa waktu lalu, minat berbagai pihak yang tertarik bekerjasama dengan Hartadinata terus meningkat dan perusahaan terus membuka peluang kepada siapapun yang berminat untuk berinvestasi di bisnis ini tanpa membatasi bentuk kerjasama yang ada.

Cuncun Muliawan, Direktur Produksi dan Operasional PT Hartadinata Abadi Tbk mengatakan, semakin banyak investor atau mitra bisnis yang tertarik untuk bergabung membuktikan bahwa potensi pasar emas di Indonesia masih meyakinkan.

"Permintaan terhadap produk Hartadinata terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi para investor kami untuk turut berkecimpung dalam bisnis perhiasan ini. Pangsa pasar Hartadinata juga terus berkembang dan bisa menyentuh ke seluruh lapisan masyarakat.” ujarnya

Menurut riset yang dipaparkan di awal tahun 2017 ini oleh lembaga internasional Euromonitor Internasional, industri perhiasan Indonesia pada tahun ini diyakini tumbuh 15%-20% karena kondisi perekonomian semakin pulih. Pada 2016, industri perhiasan meningkat 13% dengan nilai transaksi mencapai Rp21 triliun. Euromonitor International mengungkapkan permintaan perhiasan dari Indonesia terus meningkat.

Perhiasan emas menjadi penguasa pasar aksesori nasional dengan pangsa mencapai 59% Riset Euromonitor mengungkapkan bahwa masyarakat membeli perhiasan untuk investasi ataupun mengikuti trend fashion terkini. Perhiasan emas atau perak murni mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan pangsa pasar sekitar 59% dari total nilai jual beli perhiasan tahun lalu. Produk yang paling dimintai yaitu cincin dan kalung.

Tag : hartadinata
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top