Penerimaan dari Sektor Minerba Bisa Tembus Rp33 Triliun

Hingga saat ini, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) subsektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) telah mencapai Rp25,73 triliun atau 79,41% dari target tahun ini senilai Rp32,4 triliun.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 28 September 2017  |  13:53 WIB
Pertambangan Udachnaya di Rusia - ibtimes.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA — Hingga saat ini, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) subsektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) telah mencapai Rp25,73 triliun atau 79,41% dari target tahun ini senilai Rp32,4 triliun.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan realisasi tersebut memang masih jauh di bawah realisasi pada 2014, jelang terjadinya penurunan harga komoditas, yang mencapai Rp35,4 triliun hingga akhir tahun. Namun, bila dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi tren peningkatan yang cukup signifikan.

"Komoditas migas dan komoditas minerba itu harganya mengacu pada harga internasional, sehingga ini tidak bisa kita kendalikan," katanya di kantor Kementerian ESDM, Kamis (28/9/2017).

Dia optimistis realisasi PNBP minerba bisa melampaui target. "Mudah-mudahan sampai akhir tahun Rp33 triliun," tuturnya.

Dari harga komoditas, harga batu bara yang menyumbang sekitar 80% PNBP minerba mencetak hasil positif sepanjang tahun ini. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian ESDM, HBA September 2017 tercatat senilai US$92,03 per ton.

Adapun sepanjang tahun ini, HBA bulanan baru dua kali berada di bawah level US$80 per ton, yakni pada Juni senilai US$75,46 per ton dan Juli US$78,95 per ton. Alhasil, harga rata-rata sepanjang periode Januari-September 2017 pun berada di level yang positif.

Rata-rata HBA Januari-September 2017 tercatat senilai US$83,13 per ton. Harga tersebut jauh di atas rata-rata 2016 yang hanya US$61,84 per ton.

Dari sisi kepatuhan perusahaan, pelunasan tunggakan saat ini berjalan lebih cepat. Pasalnya, Kementerian ESDM tengah mengembangkan sistem PNBP elektronik (e-PNBP) yang langsung mencatat tagihan dan pembayaran dari perusahaan.

Tag : esdm
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top