Kebangkitan Ekonomi China Di Mata Thomas Lembong

Kebangkitan ekonomi China membuka peluang sumber investasi alternatif selain ​dari ​Amerika Serikat dan Eropa.nn
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 28 September 2017  |  04:50 WIB
Kepala BKPM Thomas Lembong (kanan) berbincang Sekretaris Keuangan Wilayah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) Paul Chan disela-sela seminar bertajuk Belt and Road Initiative: Connecting China, Hong Kong dan Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kebangkitan ekonomi China membuka peluang sumber investasi alternatif selain

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong saat menjadi pembicara kunci dalam

<"

Thomas mengatakan Indonesia harus mulai mengurangi ketergantungan terhadap dollar Amerika Serikat.

Indonesia perlu lebih fleksibel kepada mata uang negara lain, salah satunya adalah Renminbi. Untuk diketahui, dalam perdagangan internasional Renminbi dikenal sebagai mata uang China. Sedangkan Yuan merupakan satuan dari Renminbi.

Hal ini wajar, katanya, mengingat pengaruh China dalam ekonomi dunia cukup besar. China merupakan negara dengan perekonomian terkuat di Asia dan terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Negeri Tirai Bambu ini juga adalah mitra dagang bagi 120 negara di dunia.

Sehingga, apabila perusahaan-perusahaan di Indonesia menerbitkan instrumen investasi dalam mata uang Renminbi akan jauh lebih mudah menggaet investor asal China.

Tag : thomas lembong
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top