Tarif Kereta Ekonomi Jadi Naik Mulai Oktober

Tarif tiket kereta api jarak jauh dan menengah kelas ekonomi, sebagai kelas bersubsidi pelayanan publik atau public service obligation, mulai naik untuk pemesanan 3 Oktober 2017 untuk rute jarak menengah dan jarak jauh.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 29 September 2017  |  16:45 WIB
Pemudik kereta api Rajabasa tujuan Bandar Lampung-Palembang tiba di Stasiun Kertapati, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (29/6). - ANTARA /Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Tarif tiket kereta api jarak jauh dan menengah kelas ekonomi, sebagai kelas bersubsidi pelayanan publik atau public service obligation, akhirnya naik untuk pemesanan 3 Oktober 2017 untuk rute jarak menengah dan jarak jauh.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia telah menaikkan tarif tiket kereta api kelas ekonomi bersubsidi PSO pada Juli 2017. Namun, operator kereta api pelat merah tersebut membatalkannya.

Pejabat Yang Melaksanakan Tugas (PYMT) Direktur Komersial dan Teknologi Informasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bambang Eko Martono mengatakan kenaikan tarif tiket kereta api jarak jauh dan menengah pemesanan mulai 3 Oktober 2017 sesuai dengan peraturan menteri perhubungan.

Kenaikan tarif KA jarak jauh dan menengah kelas ekonomi bersubsidi PSO tersebut diatur dalam PM 42/2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 35/2016 tentang Tarif Angkutan Orang Dengan Kereta Api Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik.

“[Tarif tiket yang naik] Untuk [KA] keberangkatan 1 Januari 2018,” kata Bambang yang juga menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Prasarana, Jakarta, Jumat (29/9).

Dia menambahkan, kenaikan tarif KA jarak jauh dan menengah kelas ekonomi bersubsidi PSO terjadi lantaran jumlah penumpang penerima subsidi sudah melampaui jumlah yang terdapat dalam kontrak antara perusahaan dengan pemerintah.

Tag : kereta api
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top