Penuhi TKDN, Sharp Mundurkan Peluncuran 2 Ponsel Cerdas

Sharp mengubah jadwal peluncuran smartphone Pi dan R1S yang semula dijadwalkan pada Desember tahun ini menjadi Januari 2018 karena terkendala aturan komponen lokal.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 07 Desember 2017 16:37 WIB
Logo Sharp terpampang di salah satu pameran produk elektronik di Jepang - Reuters/Toru Hanai

Bisnis.com, JAKARTA—Sharp mengubah jadwal peluncuran smartphone Pi dan R1S yang semula dijadwalkan pada Desember tahun ini menjadi Januari 2018 karena terkendala aturan komponen lokal.

Johnny Lin, President Director PT Infocus Consumer International Indonesia, menyampaikan peluncuran kedua smartphone terbaru, yakni Sharp Pi dan R1S terpaksa diundur hingga pertengahan Januari 2018. "Pi dan R1S terkendala tingkat komponen dalam negeri [TKDN]," kata Johnny kepada Bisnis, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, TKDN yang dimiliki oleh pabrikan telah sesuai dengan ketentuan pemerintah yakni di atas 30%. Namun, kedua produk terbaru ini perlu modifikasi agar sesuai dengan kebijakan pemerintah mengenai lokal konten yang terbaru.

Sharp mulai fokus membuat smartphone ketika sebagian sahamnya diambil alih oleh Foxconn. Pabrik komponen elektronik tersebut terkenal karena telah berpengalaman merakit ponsel.

Foxconn saat ini menggarap produk smartphone melalui anak perusahaan mereka di Tanah Air, yakni PT Infocus Consumer International Indonesia. Anak perusahaan ini bekerja sama dengan PT Sat Nusapersada Tbk yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau.

Sharp Pi adalah produk untuk segmen entry level yang dibanderol dengan harga di bawah Rp2 juta. Produk ini telah mendukung sistem operasi Android Nougat dan memiliki layar seluas 5,2 inci. Selain itu, produk ini dipersenjatai fitur dual camera yang terletak di belakang layar, kelebihan ini membuat Pi smartphone dengan harga murah namun dengn fitur kelas atas.

Sementara itu, R1S adalah produk pembaruan dari ponsel cerdas sebelumnya R1, Sharp menambah kapasitas baterai hingga 5.000 mAh dan fitur dual camera. Produk ini akan menggunakan layar seluas 5,5 inci dan dijual dengan harga di atas Rp2 juta.

Sebelumnya, Zhongsheng LUO, Global CEO of Sharp Smartphone/InFocus & Executive Director of Foxconn, mengatakan akan menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar Sharp di Asia Tenggara. Perusahaan akan meluncurkan berbagai varian smartphone pada 2017.

Strategi Sharp dalam menggaet konsumen di antaranya adalah menerapkan teknologi bazel less dan full form display untuk sebagian besar produknya pada 2018. "Diperkirakan ada 7—12 produk yang akan diperkenalkan pada 2018," kata Zhongsheng beberapa waktu lalu.

Tag : sharp
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top