Delay Berlalu, Garuda Indonesia (GIAA) Siapkan Penerbangan Tambahan Untuk Libur Akhir Tahun

Setelah mengalami keterlambatan dan pembatalan penerbangan pada 1-4 Desember 2017 lalu, Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memprediksi kenaikan penumpang pada akhir tahun ini berkisar 15%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 11 Desember 2017  |  17:09 WIB
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Pahala N Mansury (dari kanan) didampingi Direktur Sigit Muhartono, dan Direktur Helmi Imam Satriyono menjawab pertanyaan wartawan, seusai menyampaikan paparan kinerja kuartal III/2017, di gedung Aerofood ACS, Banten, Rabu (25/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah mengalami keterlambatan dan pembatalan penerbangan pada 1-4 Desember 2017 lalu, Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memprediksi kenaikan penumpang pada akhir tahun ini berkisar 15%.

VP Corporate Communication PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ikhsan Rosan mengatakan pihaknya memprediksi kenaikan penumpang pada liburan akhir tahun ini tidak signifikan. Adapun persentase kenaikan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Secara historis, setiap Natal dan Tahun Baru itu ada 10% sampai 15% kenaikan,” ungkaap Ikhsan di Tangerang, Jumat (8/12/2017).

Ikhsan mengungkapkan perseroan akan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight) sesuai kapasitas yang disediakan oleh regulator yakni Kementerian Perhubungan. Dia menyebutkan perusahaan menyiapkan rute-rute tertentu dari pesawat berukuran kecil dan juga pesawat berukuran besar.

“Tahun ini kita masih godok lagi, kaitannya dengan slotnya,” sambung Ikhsan.

Ikhsan menargetkan pada minggu ini jumlah ekstra flight dari Garuda Indonesia akan segera diizinkan oleh Kemenhub dan bisa dipublikasikan ke masyarakat.

Tag : garuda indonesia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top