Klaim Produksi Cukup, Mentan Minta Pedagang Tidak Mainkan Harga

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta pedagang tidak memainkan harga komoditas pangan karena produksi dinilai cukup.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 13 Desember 2017  |  20:02 WIB
Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak ke rumah pemotongan hewan di Samanan, Cengkareng untuk memastikan harga di masih terkendali. Syarkawi Rauf, Ketua KPPU (tengah) bersama Ketua Satgas Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto (ketiga dari kanan), Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Thahja Widayanti (kedua dari kanan), Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan (kanan) menanyakan harga setiap jenis daging.

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta pedagang tidak memainkan harga komoditas pangan karena produksi dinilai cukup.

"Jangan dijadikan tradisi jelang Natal dan tahun baru harga naik, Saya himbau kepada para pedagang jangan lah main-mainkan harga, karena produksi kita lebih dari cukup. Kami sudah perhitungkan semua dari 3 bulan yang lalu," tuturnya dalam Rapat Pimpinan Lingkup Kementerian Pertanian , melalui keterangan resmi pada Rabu (13/12/2017).

Dalam menghadapi Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Menteri mengatakan stok pangan serta harga terutama untuk komoditas beras saat ini aman.

Ketersedian pangan, khususnya beras, saat musim paceklik telah diantisipasi sejak musim tanam yaitu bulan Juli-September dengan menambah area tanam.

Lebih lanjut, dia menilai kendala saat ini adalah soal distribusi dan transportasi akibat bencana alam seperti banjir maupun kekeringan.

"Untuk masalah itu, Kementan telah melakukan program pompanisasi dengan membagikan pompa 40.000 unit per tahun. Untuk mengantisipasi musim kering, telah diinstruksikan pembangunan sumur dalam dan dangkal, long storage serta membangun 30.000 embung bekerjasama dengan Kementerian Desa dan PDT. Selain itu irigasi tersier juga telah dibangun sebanyak 3 juta ha dalam jangka waktu 1 tahun," paparnya.

Tag : pangan, harga pangan
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top