Shell Indonesia Perkenalkan Teknologi Aspal Modifikasi Polimer

PT Shell Indonesia bekerja sama dengan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) memperkenalkan teknologi aspal modifikasi polimer untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 14 Desember 2017  |  19:13 WIB
Shell - Reuters/Arnd Wiegmann

Bisnis.com, JAKARTA - PT Shell Indonesia bekerja sama dengan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) memperkenalkan teknologi aspal modifikasi polimer untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan.

PresidenDirektur Shell Indonesia, Darwin Silalahi, mengatakan komitmen Shell untuk terus maju bersama Indonesia dengan menghadirkan beragam solusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

“Shell Indonesia memperkenalkan produk aspal dengan teknologi modifikasi polimer [Polymer Modified Asphalt Binders/PMB], Shell Cariphalte PMB yang lebih kompetitif untuk mendukung pembangunan infrastruktur,” katanya, Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, dibandingkan dengan aspal konvensional, Shell Cariphalte PMB memiliki tingkat elastisitas dan daya tahan yang lebih baik terhadap perubahan bentuk.

Dengan begitu, lanjutnya, produk Shell Cariphalte PMB dapat menghasilkan pengaspalan yang lebih tahan lama, sesuai dengan tingkat kepadatan lalu lintas dan iklim tropis di Tanah Air.

“Adapun pasokan Shell Cariphalte PMB itu sebagian besar berasal dari pabrik yang baru saja beroperasi di Balaraja, Tangerang,” ujarnya.

Dia menjelaskan pabrik PT Buntara Megah Inti, distributor Shell Bitumen di Indonesia, mampu memproduksi semua produk Shell Cariphalte dengan beragam tingkatan PMB, tidak hanya spesifikasi PG70, PG76, dan PG82.

Sementara itu Ketua Umum Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Hediyanto W. Husaini, mengatakan pengenalan produksi lokal itu sejalan dengan peningkatan kebutuhan solusi jalan raya yang tahan lama.

“Solusi jalan raya yang tahan lama itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memperluas konektivitas infrastruktur di seluruh nusantara,” ujarnya.

 Dia menjelaskan dalam upaya menciptakan pertumbuhan industri dan ekonomi yang berkelanjutan, perkembangan infrastruktur yang lebih besar sangat dibutuhkan, terutama sektor jalan dan bandara dengan mengadopsi beragam solusi lebih maju.

Tag : jalan, aspal
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top