Indonesia Kendaraan Terminal Raih Anugerah Best Branding BUMN Subsidiary

PT Indonesia Kendaraan Terminal, anak usaha PT Pelindo II (Persero) meraih penghargaan The Best Branding BUMN Subsidiary dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di ajang 5th BUMN Branding & Marketing Award 2017.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 18 Desember 2017  |  18:17 WIB
Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal/ IPC Terminal (IKT) Chiefy Adi K (kanan) memberikan penjelasan didampingi Direktur Indra Hidayat Sani, pada media gathering di Jakarta, Selasa (8/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Indonesia Kendaraan Terminal, anak usaha PT Pelindo II (Persero) meraih penghargaan The Best Branding BUMN Subsidiary dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di ajang 5th BUMN Branding & Marketing Award 2017.

Anugerah ini akan menjadi salah satu modal penting perseroan dalam persiapan menjadi perusahaan publik lewat penawaran umum perdana (IPO) pada 2018.

Direktur Utama IKT, Chiefy Adi mengatakan secara keseluruhan perseroan mendulang empat pernghargaan dalam ajang 5th BUMN Branding & Marketing Award 2017 yang digelar 14 Desember 2017. Tiga penghargaan lain yang diraih yakni The Best CMO Creative Branding & Marketing Initiative, Brand Strategy of Corporate Branding, Brand Communication of Corporate Branding. Tiga penghargaan tersebut diraih dalam kategori anak usaha BUMN.

"Seluruhnya Gold Winner. Ini menunjukkan reputasi kami diakui. Bahkan kami mendapat customer satisfaction index 4,48 dari skala 5 dari BPKP DKI Jakarta [Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan]," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (18/12/2017).

Untuk diketahui, IKT merupakan anak usaha Pelindo II yang khusus menangani bongkar muat kendaraan dan alat berat. Maka, IKT menjadi pintu terbang bagi arus ekspor-impor kendaraan di Indonesia. Arus bongkat muat kendaraan IKT tahun ini diestimasi mencapai 400.000 unit kendaraan.

Chiefy menjelaskan, branding merupakan aspek penting bagi keberlangsungan bisnis IKT karena bertalian erat dengan kepercayaan para pengguna jasa. Dia menyebut, reputasi yang mumpuni diharapkan bisa mengoptimalkan volume dari klien yang sudah ada dan menjaring klien baru.

Di sisi lain, Chiefy menuturkan, IKT juga sudah menerapkan sistem gerbang otomatis atau autogate system. Penerapan sistem ini menurut Chiefy bakal menanbah kapasitas bongkar muat menjadi 150 unit per jam dari sebelumnya 120 unit per jam.

Di kalangan anak usaha Pelindo II yang seluruhnya berjumlah 17, IKT juga mendapat penghargaan The Best Subsidiary of IPC pada Agustus 2017 dan The Best Innovation Subsidiary of IPC pada Desember 2017. Oleh karena itu, IKT dipersiapkan menjadi menjadi perusahaan publik.

Rencananya, IKT bakal menggelar IPO pada semester pertama 2018. IKT akan menyusul PT Jasa Armada Indonesia yang bakal melantai di Bursa Efek Indonesia di penghujung Desember 2017. "Kami siapkan GCG [good corporate governance, ekspansi bisnisnya, adminsitrasinya. Itu semua harus disiapkan," tukas Chiefy.

Tag : bumn
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top