Ketaatan Perusahaan Terhadap Baku Mutu Lingkungan Meningkat

Tingkat ketaatan perusahaan terhadap baku mutu lingkungan tahun ini mencapai 92%, meningkat sebesar 7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 18 Desember 2017  |  20:22 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Tingkat ketaatan perusahaan terhadap baku mutu lingkungan tahun ini mencapai 92%, meningkat sebesar 7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dalam keterangan resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebanyak 19 perusahaan menerima anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas, 150 perusahaan Proper Hijau, 1.486 perusahaan Proper Biru, 130 perusahaan Proper Merah, dan 1 perusahaan Proper Hitam.

Sementara, 33 perusahaan tidak diumumkan peringkatnya karena 22 perusahaan diantaranya sedang diarahkan ke penegakan hukum, sedangkan 11 perusahaan lainnya tidak beroperasi lagi.

Anugerah Proper 2017 merupakan hasil seleksi periode 2016-2017 dan diikuti 1.819 perusahaan yang telah melalui penilaian mandiri dan verifikasi lapangan.

Proper mendorong perusahaan terus melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Tercatat 150 inovasi pada 2015, 260 inovasi pada 2016, dan 401 inovasi pada 2017. Dari hasil inovasi tersebut, kinerja Proper 2017 menghasilkan upaya efisiensi energi dan efisiensi air.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyampaikan meskipun tingkat ketaatan perusahaan meningkat, masih diperlukan perbaikan peraturan, peningkatkan sumberdaya manusia, dan perbaikan fasilitas pengelolaan lingkungan untuk mendukung perusahaan menjadi lebih baik dalam mengelola lingkungan hidup.

“KLHK berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem dan tata kelola Proper,” kata dia.

Lebih lanjut, dia berharap adanya Proper dapat mendorong perusahaan terus melakukan inovasi pengelolaan lingkungan. Selain itu, juga dapat menciptakan kerjasama dan komitmen diantara pemangku kepentingan baik pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dalam melakukan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

Tag : proper, lingkungan hidup
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top