Kompetisi Teknologi Imagine Cup 2018 dari Microsoft Kembali Digelar

Microsoft mengumumkan dibukanya pendaftaran Imagine Cup 2018, kompetisi teknologi global bagi para siswa.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 27 Desember 2017  |  19:51 WIB
Logo Microsoft - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Microsoft mengumumkan dibukanya pendaftaran Imagine Cup 2018, kompetisi teknologi global bagi para siswa.

Irving Hutagalung, Audience Evangelism Manager, Microsoft Indonesia mengatakan Imagine Cup adalah tentang menginspirasi siswa di seluruh dunia untuk membawa gagasan terhebat mereka untuk kehidupan melalui teknologi.

"Di Microsoft, kami sangat senang melihat solusi inovatif untuk kesehatan, bantuan bencana, dan pendidikan yang muncul dari generasi muda Indonesia dari tahun ke tahun," katanya, Rabu (27/12/2017).

Kompetisi ini telah digelar sejak 2003. Tim terbaik dipilih dari setiap negara peserta untuk bersaing mendapatkan tempat di Imagine Cup World Finals, dimana mereka akan bersaing untuk meraih gelar Juara Dunia.

Tim pemenang bisa memenangkan sampai US$100.000, sesi mentoring dengan CEO Microsoft Satya Nadella, mendapatkan kesempatan dari Azure untuk memasarkan produknya, dan juga membawa pulang Imagine Cup.

Tema kompetisi tahun ini adalah 'Code with Purpose', mendorong siswa dari seluruh dunia untuk mencari solusi dalam memecahkan permasalahan dunia yang sedang terjadi saat ini.

Akan ada lima tahap sepanjang kompetisi dalam kurun waktu enam bulan, yaitu pendaftaran online, Semi-Final Indonesia, Final Indonesia, Final Asia Pasifik, dan Final Dunia. Untuk memulai kompetisi, para pendaftar Imagine Cup harus membuat video berdurasi tiga menit dan juga dokumen rencana proyek untuk menginformasikan Microsoft apa gagasan Imagine Cup mereka. Pendaftaran online akan dibuka hingga 14 Februari 2018.

Untuk mendorong inovasi lebih lanjut, Microsoft telah menambahkan tiga penghargaan khusus untuk mewakili transformasi digital saat ini di Imagine Cup 2018.

Pertama, artificial Intelligence yaitu penggunaan API dan Azure Intelligence terbaik dengan teknologi Azure Cognitive Services dan Bot Service.

Kedua, big Data yaitu penggunaan API dan Azure Analytics dengan teknologi Azure Machine Learning, Stream Analytics, dan IoT.

Ketiga, mixed Reality, penggunaan Windows Mixed Reality terbaik dengan teknologi HoloLens, AR, dan VR.

Pemuda Indonesia telah beberapa kali mendapatkan penghargaan, termasuk tim None Developer dari Universitas Trunojoyo, yang meraih posisi kedua di 2016 Imagine Cup World Finals. Inovasi mereka, Froggy and the Pestisida, permainan mobile yang dirancang untuk menanamkan kesadaran lingkungan.

Pada 2017, tim CIMOL dari Institut Teknologi Bandung menjadi Juara Asia Tenggara dengan penemuan mereka, Hoax Analyzer, sebuah aplikasi yang dapat memverifikasi apakah sebuah informasi adalah hoax atau bukan dengan menerapkan machine learning, natural language processing, dan layanan kognitif.

"Microsoft terus berkomitmen untuk memberdayakan siswa dalam menciptakan masa depan. Maka dari itu, kami berharap untuk dapat kembali melihat gagasan inovatif dari generasi muda Indonesia di Imagine Cup 2018," ujarnya.

Tag : microsoft
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top