Pasar Biodiesel di Dalam Negeri Belum Siap

Terus menurunnya harga bahan bakar nabati (BBN) biodiesel di pasaran berpotensi memicu meningkatnya konsumsi BBN dalam negeri. Namun demikian, peningkatan konsumsi dirasa masih sulit lantaran pasar dalam negeri belum siap.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 31 Januari 2018  |  21:38 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Terus menurunnya harga bahan bakar nabati (BBN) biodiesel di pasaran berpotensi memicu meningkatnya konsumsi BBN dalam negeri. Namun demikian, peningkatan konsumsi dirasa masih sulit lantaran pasar dalam negeri belum siap.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan penyerapan biodiesel di Indonesia masih sangat rendah. Kebanyakan produsen justru menyasar pasar luar negeri.

Menurutnya, rendahnya serapan biodiesel dalam negeri tersebut disebabkan konsumen masih meragukan kualitas biodiesel sebagai bahan bakar.

“Serapannya kecil sekali bahkan dalam beberapa tahun terakhir report dari perlaku usaha ada beberapa yang serapannya 0. Konsumen belum cukup yakin kualitasnya takut rusak mesin,” kata Komaidi kepada Bisnis, Rabu (31/1).

Dia berujar ketidaksiapan pasar dalam menyerap biodiesel membuat capaian rata-rata konsumsi biodiesel tiap tahunnya berada di bawah target.

Kendati demikian, Komaidi menilai kecenderungan harga minyak yang saat ini terus meningkat dapat membuat BBN biodiesel lebih diminati konsumen.


“Harusnya ketika BBM konvensional naik biasanya BBN akan lebih kompetitif. Mau tidak mau pasti akan dilirik konsumen,” ujarnya.

Tag : Biodiesel
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top