Rel Terendam Banjir 15 centimeter, Perjalanan Kereta Api Jalur Pantura Tersendat

Perjalanan kereta api jalur Pantura di wilayah Jawa Tengah tersendat akibat banjir yang sempat menggenangi rel setinggi 15 centimeter.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 16 Februari 2018  |  17:43 WIB
Petugas memeriksa keseimbangan ketinggian rel kereta api di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (6/4). - Antara/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, SEMARANG—Perjalanan kereta api jalur Pantura di wilayah Jawa Tengah tersendat akibat banjir yang sempat menggenangi rel setinggi 15 centimeter.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengungkapkan beberapa daerah dikawasan pantura Jateng rawan banjir yang menyebabkan rel terendam air sampai 15 centimeter.

Dia menegaskan PT KAI sudah memetakan beberapa titik yang rawan banjir terutama di Daerah Operasional (DAOP) IV Semarang. BUMN kereta api itu memberikan perhatian khusus untuk jalur pantura Jateng yang rawan terendam banjir.

"Kami saat ini sedang memetakan beberapa titik yang rawan banjir sekaligus memperbaiki jalur kereta yang rusak, dan tentunya perbaikan drainase menjadi prioritas utama di setiap rel yang terendam banjir," ujarnya hari ini Jumat (16/2/2018).

Beberapa daerah di Jateng sudah menjadi perhatian manajemen, untuk segera dilakukan peninggian rel terutama kawasan Kali Bodri Kendal dan Alastuwa Semarang. Khusus untuk Alastuwa harus di perbaiki dengan cepat karena bukan hanya banjir yang menjadi masalah, namun rob juga harus segera teratasi.

17 Titik Banjir

Suprapto, Manajer Humas Daop (Daerah Operasi) IV PT KAI, mengatakan di beberapa daerah yang rawan banjir pihaknya sudah menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) seperti pemadat batu kricak, cangkul dan beberapa potongan rel untuk menganti bantalan yang rusak. 

Suprapto menambahkan, ada 17 titik yang berpotensi banjir dari Kabupaten Tegal sampai Kota Cepu. Selain itu, PT KAI juga bekerjasama dengan BMKG untuk memprediksi daerah mana saja yang rawan banjir. 

"Meskipun sudah ada 2 kejadian rel yang terendam banjir namun perjalanan masih normal. Sebab, kereta yang berjalan dipandu secara perlahan oleh petugas sampai melewati genangan air," katanya.

Tag : pt kai
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top