Investor Swasta Hitung Ulang Nilai Investasi Proyek Strategis Nasional

Pihak swasta masih menghitung ulang berapa nilai total investasi dalam beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga pembebasan lahan belum dilakukan.
Jaffry Prabu Prakoso | 18 Februari 2018 09:53 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pihak swasta masih menghitung ulang nilai total investasi dalam beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga pembebasan lahan belum dieksekusi.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan kebanyakan PSN yang dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Pihak Swasta ini terkendala oleh faktor lain.

Dia mencontohkan pengerjaan di beberapa wilayah Kalimantan dan Sumatera selatan belum ada perkembangan yang signifikan karena harga batubara sedang tinggi. Sementara daerah tersebut sangat bergantung pada sumber daya itu.

“Dia [swasta] hitung-hitungan masih belum. Ada di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan yang belum progres yang belum cukup bagus,” katanya kepada Bisnis.com di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Swasta juga meminta jaminan dari pemerintah atas proyek yang akan digarap. Sementara itu dari 23 PSN yang telah ditetapkan, Zulfikri merencanakan 13 bisa beroperasi tahun ini.

Pada Maret 2018 pemerintah akan mengoperasikan KA Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat sepanjang 26 Km dan jalur ganda KA lintas Prabumulih-Kertapati, Sumatra Selatan sepanjang 85 Km.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengoperasian Jalur Ganda KA lintas Martapura-Baturaja, Sumatera Selatan sepanjang 32 Km di bulan April 2018.

Pada rentang waktu Juni sampai September, PT Kereta Api Indoneia juga akan mengoperasikan dua proyek LRT yakni LRT Sumatera Selatan sepanjang 23,4 Km dan LRT DKI Jakarta sepanjang 5,8 Km.

Tag : infrastruktur, proyek infrastruktur
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top