Inilah Rentetan Kecelakaan Konstruksi dalam 2 Bulan Terakhir

Tahun 2018 baru menginjak bulan kedua, tetapi sudah ada empat kecelakaan konstruksi yang terjadi. Apa saja kecelakaan-kecelakaan tersebut?
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  13:25 WIB
Suasana di lokasi launching girder (alat angkat proyek) yang jatuh pada proyek pembangunan jalur ganda kereta ManggaraiJatinegara, di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Tahun 2018 baru menginjak bulan kedua, tetapi sudah ada empat kecelakaan konstruksi yang terjadi di tahun ini.

Berikut ini kecelakaan konstruksi yang dihimpun Bisnis.com, selama 2 bulan pertama 2018 (sampai dengan hari ini, Selasa 20 Februari).

  • Beton girder proyek jalan tol Depok—Antasari, Jakarta Selatan, ambruk pada Selasa (2/1/2018). Beton ambruk diduga lantaran tersenggol alat berat. Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Kontraktor proyek tersebut adsalah PT Girder Indonesia.
  • Beton girder proyek kereta ringan atau light rail train Pulo Gadung, Jakarta Timur, roboh pada Senin (22/1/ 2018). Kecelakaan yang terjadi pada pukul 00.20 itu mengakibatkan lima pekerja terluka. Kontraktor proyek tersebut adalah PT Wijaya Karya Tbk.
  • Crane pengangkut beton proyek jalur kereta dwi ganda atau double double track kereta di Matraman, Jakarta Timur, ambruk pada Minggu (4/2/2018). Kecelakaan yang terjadi pada pukul 05.00 ini menyebabkan empat pekerja tewas, sedangkan sejumlah pekerja lainnya luka-luka. Kontraktor proyek tersebut adalah PT Hutama Karya.
  • Pada Selasa (20/2/2018), satu bekisting pier head di proyek jalan tol Bekasi—Cawang—Kampung Melayu (Becakayu) pada pukul 03.00 WIB ambruk pada saat dilakukan pengecoran pier head dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh. Area kerja merupakan milik PT Waskita Karya Tbk.

Tag : kecelakaan konstruksi
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top