PHE Jamin Produksi Migas di Blok Terminasi Tetap Terjaga

PT Pertamina Hulu Energi akan berupaya menjaga produksi pada beberapa blok terminasi yang ditugaskan agar tetap terjaga. Terutama, blok terminasi yang sebelumnya tidak dimiliki oleh anak usaha PT Pertamina (Persero)
Surya Rianto | 21 Februari 2018 17:11 WIB
Ilustrasi kilang lepas pantai. - Bloomberg/Tim Rue

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi akan berupaya menjaga produksi pada beberapa blok terminasi yang ditugaskan agar tetap terjaga. Terutama, blok terminasi yang sebelumnya tidak dimiliki oleh anak usaha PT Pertamina (Persero).

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Gunung Sardjono Hadi mengatakan, dari total lima blok terminasi yang ditugaskan kepada perseroan, ada satu blok yang tidak dikelola secara langsung yakni, Southeast Sumatra (SES).

"Namun, kami punya PI [participate Interest/saham partisipasi] sebesar 20% di SES tersebut," ujarnya pada Rabu (21/2).

Gunung mengatakan, pihaknya pun sudah berbicara dengan China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) agar produksi tidak turun drastis menjelang terminasi.

Pertamina Hulu Energi (PHE) pun mencatat sudah mendapatkan penugasan untuk mengelola 5 blok terminasi dari total 8 blok yang ditugaskan kepada Pertamina.

Kelima blok itu antara lain, Tuban, Ogan Komering, Southeast Sumatra (SES), North Sumatra Offshore (NSO), dan North Sumatra B (NSB).

Adapun, blok Tuban dan Ogan Komering yang paling dekat menjelang terminasi yakni pada akhir bulan ini.

Gunung pun menyebutkan, secara keseluruhan proses pengelolaan blok terminasi sudah difasilitasi oleh SKK Migas agar produksinya tetap terjaga dan tidak turun.

"Kami sudah paparkan kepada SKK Migas kalau saat ini produksi di Tuban dan Ogan Komering masih di atas target walaupun belum ada tanda tangan kontrak gross split yang baru. Kami berkomitmen menjaga produksi," ujarnya

Tag : blok migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top