ENERGI BARU TERBARUKAN: Indonesia Sambut Tawaran International Power Supply

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menyambut baik tawaran International Power Supply (IPS), pengembang teknologi asal Bulgaria, untuk mengembangkan energi terbarukan dengan sistem off grid, yang merupakan teknologi terbaru di Indonesia.
Denis Riantiza Meilanova | 22 Februari 2018 15:49 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (tengah) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menyambut baik tawaran International Power Supply (IPS), pengembang teknologi asal Bulgaria, untuk mengembangkan energi terbarukan di Indonesia dengan sistem off grid, yang merupakan teknologi terbaru di sini.

Jonan mengatakan  terdapat sekitar 11 juta penduduk yang belum dapat menikmati listrik.  Kebanyakan  masyarakat yang tinggal di daerah Indonesia bagian timur dan remote area.

Menurutnya, solusi yang memungkinkan untuk percepatan penyediaan listrik di remote area adalah dengan mengembangkan pembangkit energi terbarukan dan menerapkan sistem off grid.

Dia menilai dengan teknologi yang dikembangkan, IPS dapat berperan besar untuk menyediakan listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut.  Namun,  dia perlu memastikan harga listrik yang dihasilkan dapat terjangkau masyarakat.

"Jika IPS mau kembangkan disini, tarif listrik ke masyarakat harus terjangkau.  Tugas kami adalah memastikan harga listrik yang berkeadilan," ujar Jonan di acara Renewable Innovation Forum di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

IPS sendiri dalam forum tersebut membagikan pengalamannya dalam mengembangkan sistem off grid dengan teknologi Exeron, teknologi yang bisa mengubah-ubah penggunaan sehari-hari energi EBT dan konvensional.

Teknologi ini sudah digunakan di 58 negara. Exeron bisa digunakan di desa-desa karena desainnya yang ringkas, pemeliharaan yang sederhana dan hemat energi. Teknologi ini adalah hasil dari riset bertahun-tahun. Riset ini akan dibagikan lewat kerja sama transfer teknologi antara IPS dan ITB serta Unhan.

Dia berharap kerja sama ini bisa mencetak sumber daya manusia serta mendorong generasi muda Indonesia untuk membuat pabrik Exeron di dalam negeri.

Tag : energi baru terbarukan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top