Mentan Dorong Orientasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanian

Orientasi pelayanan publik di bidang pertanian untuk mendorong kesejahteraan petani sangatlah penting.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 24 Februari 2018  |  06:30 WIB
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman (tengah), disambut para peserta saat menghadiri Rembug Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (PENAS-KTNA) XV di Banda Aceh, Jumat (5/5). - Antara/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA – Orientasi pelayanan publik di bidang pertanian untuk mendorong kesejahteraan petani sangatlah penting.

Hal ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pemberian penghargaan Abdibhakti Tani kepada Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) Berprestasi Bidang Pertanian, Jumat (23/2/2018).

“Saya telah menginstruksikan seluruh pegawai Kementerian Pertanian termasuk saya adalah sebagai pelayan rakyat. Sebab pelayanan publik adalah kunci keberhasilan sektor pertanian,” kataAmran  seperti dikutip dari keterangan pers, Jumat (23/2/2018).

Pelayanan yang baik, katanya, bisa membantu mensejahterakan petani dengan meningkatkan hasil produksi mereka. Ia mencontohkan soal pemberian bibit unggul serta pemanfaatan teknologi pertanian.

Bibit unggul padi Japonika dan Basmati kata Amran, selain tahan hama, kuga bisa mendoronh peningkata produksi pertanian hingga empat kali lipat. Contoh lainnya adalah dengan pemberian bibit ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), atau teknologi Inseminasi Buatan untuk pengembangbiakan sapi.

“BPTP sudah saya perintahkan untuk membuat bibit unggul, kemudian dibagikan ke masyarakat secara gratis. Anggaran juga sudah diberikan hingga 2 triliun untuk penelitian dan pengembangan agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” tambah Amran.

Selain upaya peningkatan produksi, Amran juga mendorong peningkatan ekspor dan investasi sebagai kunci pertumbuhan sektor pertanian. Upaya hilirisasi juga tengah digalakkan untuk memberikan nilai lebih sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Terkait penghargaan Adhibaktitani, Kementerian Pertanian melakukan penilaian berdasarkan 14 indikator seperti, moto layanan, standar layanan, pengakuan kemanfaatan dari masyarakat, serta dukungan terhadap pembangunan sektor petanian. Dari 66 unit kerja yang diajukan dan kemudian diverifikasi lapangan, berhasil dikerucutkan menjadi 36 unit kerja penerima dalam tiga kategori.

 

 

Tag : kementan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top