JICA Kembali Hibahkan Mesin untuk Pabrikan Makanan Skala Kecil

Kementerian Perindustrian dan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali melakukan kerja sama dalam pengembangan industri khususnya di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam pemberian hibah mesin untuk pengembangan industri pengolahan makanan dan minuman.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 26 Februari 2018  |  18:09 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam rangkaian kunjungan kerja di Tokyo, Jepang, Rabu (18/10) - Humas Kemenperin.

Bisnis.com, SIDOARJO—Kementerian Perindustrian dan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali melakukan kerja sama dalam pengembangan industri khususnya di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam pemberian hibah mesin untuk pengembangan industri pengolahan makanan dan minuman.

Hibah mesin diberikan kepada UPTI Makanan, Minuman dan Kemasan Provinsi Jawa Timur. Mesin ini adalah produksi IKM permesinan Kowa Kogyo Co. Ltd yang berasal dari Osaka, Jepang.

Direktur IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur Kementerian Perindustrian Sudarto mengharapkan dari hibah ini akan mendorong transfer teknologi dalam pembuatan aneka makanan yang dibuat dari bahan baku yang banyak terdapat di Indonesia seperti ubi kayu, pisang dan lain-lain yang akan diolah menjadi berbagai produk makanan yang inovatif, menarik, layak diperdagangkan dan berdaya saing tinggi.

Berikutnya akan ada workshop pengenalan mesin dari Kowa Kogyo bagi pelaku IKM makanan dari lima provinsi, yakni provinsi Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat. Lima provinsi ini dinilai paling signifikan kontribusinya dalam industri makanan.

“Pelatihan ini diutamakan bagi IKM yang memproduksi biskuit, kue kering, kerupuk atau makanan ringan lainnya, sehingga diharapkan dapat menyebarluaskan informasi mengenai teknologi mesin ini kepada daerah masing-masing,” katanya, Senin (26/2/2018).

JICA berperan dalam pengembangan industri di Indonesia. Pemberian hibah mesin untuk pengembangan industri makanan dan minuman telah dilakukan sebanyak dua kali.

Sebelumnya, hibah mesin yang pertama diberikan kepada Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta pada 2014. Mesin pengolah pangan retort yang dihibahkan memungkinkan penyimpanan makanan pada temperatur ruang.

Tag : industri makanan dan minuman
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top